10 pembatal keislaman
DASAR ISLAM, KEIMANAN

10 Pembatal Keislaman

Alomuslim.com – 10 Pembatal Keislaman Seorang muslim tidak boleh merasa aman dan yakin bahwa dirinya tidak akan keluar dari agama Islam. Karena bisa saja dari perbuatan atau amal ibadahnya, tanpa disadari justru menyebabkan keislamannya gugur. Oleh sebab itu seorang muslim harus mengetahui apa saja sebab-sebab diantara pembatal keislaman. Berikut beberapa diantaranya :

1. Menyekutukan Allah SWT ( Syirik )

Mengadakan tandingan bagi Allah atau menjadikan sesuatu sebagai sekutu bagi Allah dan menyakini bahwa ada kekuatan selain kekuatan Allah yang dapat menolak bahaya atau mendatangkan manfaat, maka segala bentuk seperti ini termasuk syirik dan ia menyebabkan pelakunya keluar dari Islam.

Allah Ta’ala berfirman :

“..Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surge baginya, dan tempatnya ialah Neraka. Dan tidak ada seorang penolongpun bagi orang-orang zhalim itu.” (QS. Al Ma’idah : 72)

2. Orang Yang Membuat Perantaraan Antara Dirinya Dengan Allah

10 pembatal keislaman perantaraan

Sesungguhnya manusia tidak perlu membuat perantaraan antara dirinya dengan Allah, semisal dengan berdoa, meminta perlindungan, memohon syafa’at, bertawakal, menyembelih yang semuanya itu ditujukkan kepada selain Allah. Karena perbuatan seperti itu termasuk dalam amalan kekufuran.

Allah Subahanahu wa Ta’ala berfirman :

“Katakanlah (Muhammad) ; ‘Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Allah, mereka tidak kuasa untuk menghilangkan bahaya darimu dan tidak (pula) mampu mengubahnya.’ (QS. Al Isra : 56)

3. Tidak Mengkafirkan Orang-Orang Musyrik

Orang-orang yang tidak mengkafirkan orang-orang yang melakukan kekufuran, menyembah tuhan selain Allah, tidak meragukan perbuatan mereka sebagai kekafiran atau malah membenarkan keyakinan mereka maka ia telah menentang Allah dan Rasul-Nya, karena sama saja ia telah menyetujui adanya tuhan selain Allah. Oleh sebab itu bisa gugur keislaman dari dirinya.

Hanya agama Islam yang mempersaksikan Allah sebagai Tuhan semesta Alam, yang tidak ada tandingan atau sekutu bagi-Nya. Dan hanya ada satu agama yang benar dan diterima disisi Allah, yakni Islam, maka selainnya tertolak. Allah berfirman :

“Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi.” (QS. Ali Imran : 85)

4. Meyakini Ada Petunjuk Yang Lebih Sempurna Daripada Sunnah Nabi

Orang-orang yang menganggap adanya petunjuk yang lebih baik dan sempurna daripada petunjuk Nabi shallallahu alaihi wa sallam, atau orang-orang yang meyakini bahwa hukum undang-undang yang dibuat oleh manusia lebih baik dari syariat Islam, serta berbagai penolakan terhadap bentuk hukum Islam, maka telah batal keislaman orang-orang tersebut.

Allah Ta’ala berfirman :

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?” (QS. AL Ma’idah : 44)

5. Tidak Senang Dan Membenci Hal-hal Yang Diajarkan Rasulullah

Orang-orang yang mengejek, marah atau benci terhadap segala apa yang dibawa dan diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, walaupun ia melakukan apa yang diajarkan tersebut, maka telah gugur keislaman atas dirinya. Karena semua yang diajarkan oleh Rasulullah merupakan bersumber dari wahyu Allah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Dan orang-orang yang kafir, maka celakalah mereka, dan Allah menghapus segala amalnya. Yang demikian itu karena mereka membenci apa (Al Qur’an) yang diturunkan Allah, maka Allah menghapus segala amal mereka.” (QS. Muhammad : 8-9)

6. Menghina Islam

Orang-orang yang menghina (mengolok-olok) Allah dan Rasul-Nya, Al Qur’an, agama Islam, Malaikat atau para ulama yang mengajarkan ilmu agama. Atau juga orang-orang yang menghina salah satu dari syi’ar atau peribadahan Islam, seperti shalat, puasa, Ka’bah, Masjid ataupun tempat-tempat yang disucikan dalam keyakinan, maka gugurlah iman dan Islamnya.

Allah Azza wa Jalla berfirman :

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka, niscaya mereka akan menjawab ; ‘Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.’ Katakanlah ; ‘Mengapa kepada Allah dan ayat-ayat-Nya, serta Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?’ Tidak perlu kamu meminta maaf, karena kamu kafir setelah beriman..” (QS. At Taubah : 65-66)

7. Melakukan Sihir

10 pembatal keislaman sihir

Orang-orang yang melakukan praktek-praktek sihir, termasuk didalamnya guna-guna (pelet), memakai jimat atau merapalkan jampi-jampi termasuk kedalam perbuatan syirik yang menyebabkan pelakunya keluar dari Islam.

Dari Abdullah in Mas’ud radhiallahu anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“sesungguhnya jampi, jimat, dan tiwalah (pelet) merupakan perbuatan syirik.” (Shahih. HR. Abu Dawud no. 3883, Al Hakim IV/217 dan yang lainnya)

8. Membantu Orang Kafir Dalam Memerangi Kaum Muslimin

Orang-orang yang memberikan pertolongan kepada orang-orang kafir dan membantu mereka dalam rangka memerangi umat Islam, tidak menjadikan mereka sebagai teman setia terlebih lagi, mengangkat mereka sebagai pemimpin kaum Muslimin, sungguh orang tersebut teah keluar dari Islam.

Allah Ta’ala berfirman :

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nashrani sebagai teman setia(mu) ; mereka satu sama lain saling melindungi. Barangsiapa diantara kamu yang menjadikan mereka sebagai teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang zhalim.” (QS. AL Ma’idah : 51)

9. Meyakini Bahwa Seseorang Bebas Keluar Dari Syariat Nabi Muhammad SAW

Orang-orang yang mempunyai keyakinan bahwa sebagian manusia diberikan keleluasan untuk keluar dari syariat (ajaran) Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, seperti pemahaman sebagian umat muslim yang menganggap seseorang yang sudah mencapai level tertentu, entah wali atau ma’rifat, maka tidak berlaku syariat atas orang itu. Keyakinan yang demikian menyebabkan seseorang keluar dari Islam.

Dalam sebuah hadits disebutkan, Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda :

“Demi Allah, jika seandainya Musa alaihissalam hidup ditengah-tengah kalian, niscaya tidak ada keluasan baginya kecuali ia wajib mengikuti syariatku.” (hasan. HR. Ahmad III/387, dan yang lainnya)

10. Berpaling Dari Agama Allah

Orang-orang yang berpaling atau tidak mau mempelajari ilmu agama yang pokok seperti cara wudhu, cara shalat, puasa, yang dengan ilmu tersebut seseorang akan dikatakan sebagai muslim, meskipun ia tidak mengetahui perkara-perkara yang sifatnya terperinci seperti hukum Had, hukum waris dan lainnya, maka bagaimana ia akan mengamalkan ibadah yang pokok sementara ia tidak memiliki ilmunya?

Allah Ta’ala berfirman :

“Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Rabb-nya, kemudian dia berpaling darinya? Sesungguhnya, Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang berdosa.” (QS. As-Sajdah : 22)

Orang-orang yang berpaling atau tidak mau mempelajari ilmu agama yang pokok seperti cara wudhu, cara shalat, puasa, yang dengan ilmu tersebut seseorang akan dikatakan sebagai muslim, meskipun ia tidak mengetahui perkara-perkara yang sifatnya terperinci seperti hukum Had, hukum waris dan lainnya, maka bagaimana ia akan mengamalkan ibadah yang pokok sementara ia tidak memiliki ilmunya?

Allah Ta’ala berfirman :

“Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Rabb-nya, kemudian dia berpaling darinya? Sesungguhnya, Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang berdosa.” (QS. As-Sajdah : 22)

Ini adalah 10 pembatal keislaman yang disebutkan oleh para ulama. Maka wajib bagi setiap muslim untuk berhati-hati agar tidak terjebak dalam perbuatan tersebut. Dan juga yang menjadi perhatian bagi semua umat muslim, tidak boleh mengkafirkan seseorang dengan mudah karena bahayanya sangat besar. Biarlah hal tersebut menjadi ranah para ulama.

Wallahu ‘alam.

Referensi : Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, Yazid bin Abdul Qadir Jawas (Pustaka Imam Asy Syafi’i : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *