Tempat Terlarang Untuk Shalat
DASAR ISLAM, SHALAT

3 Tempat Terlarang Untuk Shalat

Alomuslim.com – Sebenarnya semua tempat dimuka bumi adalah masjid, boleh dipakai untuk shalat ketika mendapati waktu shalat telah masuk. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh baginda Nabi shallallahu alaihi wa sallam,

“Aku mendapat keistimewaan atas nabi-nabi yang lainnya.. dan bumi dijadikan bagiku untuk bersuci dan sebagai tempat sujud (masjid)..” (HR. Muslim 523)

Namun dari luasnya bumi Allah ini, terdapat beberapa tempat yang tidak diperbolehkan bagi seorang muslim untuk menggunakannya sebagai tempat shalat, diantaranya adalah :

  • Kandanga Unta

Mungkin kandang unta tidak kita dapati di negara ini, tetapi apabila kita bertemu dengan suatu keadaan dengan situasi khusus, kita bisa mengetahui mengenai larangan shalat di kandang unta. Rasulullah melarang untuk shalat di kandang unta karena ia merupakan bagian dari syetan. Beliau bersabda :

“Janganlah kalian shalat di kandang unta, sebab ia adalah bagian dari syetan.” (shahih. HR. Abu Dawud 493, Ibnu Majah 769, Ahmad 5/55)

  • Kuburan

Sebagian kaum muslimin sering melakukan shalat ketika memasuki area kuburan, terutama kuburan para wali dan orang-orang shalih. Padahal hal tersebut telah dengan jelas dilarang oleh baginda Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Beliau bersabda :

“Janganlah kalian duduk di atas kuburan dan janganlah kaliah melakukan shalat kepadanya.” (HR. Muslim 972)

Dalam hal ini juga, seorang muslim dilarang untuk shalat di masjid yang di dalamnya terdapat kuburan, terutama yang kuburannya berada di arah kiblat. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Allah melaknat kaum Yahudi dan Nashrani, mereka menjadikan kubur nabi-nabi mereka sebagai tempat sujud (masjid).” (HR. Bukhari 435, Muslim 539)

  • Kamar Mandi

Seorang muslim dilarang mengerjakan shalat di dalam kamar mandi. Dalil dari larangan hal ini adalah hadits dari Abu Sa’id al Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Bumi semuanya adalah masjid (dapat dijadikan tempat shalat) kecuali kuburan dan kamar mandi.” (shahih. HR. Abu Dawud 492, At-Tirmidzi 236, Ibnu Majah 745)

Adapun shalat di depan pintu kamar mandi, maka yang seperti itu boleh dilakukan, karena larangannya hanya mengerjakan shalat di dalam kamar mandi.

Wallahu Ta’ala a’lam.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 1, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *