Adab-Adab Ketika Ziarah Kubur
KEMATIAN DAN JENAZAH

Adab-Adab Ketika Ziarah Kubur

Alomuslim.com – Ziarah kubur merupakan sunnah yang Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam perintahkan kepada para sahabat dan umatnya dalam rangka mengingatkan kepada kematian dan kehidupan akhirat. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Lakukanlah ziarah kubur, karena mengingatkan kalian pada akhirat.” (HR. Muslim)

Mengingat ziarah kubur merupakan ibadah sunnah yang telah diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, maka sebaiknya kaum muslimin memperhatikan beberapa adab yang berkaitan dengan ziarah kubur yang sesuai dengan tuntunan sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

  1. Meluruskan niat untuk berziarah kubur karena Allah Ta’ala semata dan untuk mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Karena niat inilah yang menentukan amalan yang dikerjakan akan berpahala atau hanya sia-sia. Setiap perbuatan tergantung dengan niatnya.
  2. Tidak melakukan safar (perjalanan jauh) hanya untuk berziarah kubur. Misalnya mengkhususkan diri pergi keluar kota untuk ziarah ke makam wali atau orang-orang shalih. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Janganlah melakukan perjalanan jauh (dalam rangka ibadah) kecuali ketiga masjid, Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha.” (HR. Bukhari, Muslim)

  1. Mengucapkan salam ketika memasuki komplek pemakaman. Salam yang pernah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ajarkan kepada para sahabatnya ketika memasuki pemakaman ;

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

Assalamu’alaikum hlad-diyaar minal mu’miniin wal muslimiin, wa innaa insyaa Allaahu bikum lalaahiquun, as’alullaaha lanaa wa lakumul ‘afiyah

“Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam. Kami Insyaa Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.” (HR. Muslim)

  1. Melepaskan sandal ketika memasuki lokasi pemakaman. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah melihat seseorang berjalan diantara kuburan dengan memakai sandal, kemudian beliau memerintahkan orang tersebut untuk melepaskan sandalnya. (HR. Abu Dawud, An Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad)
  2. Tidak duduk diatas kuburan dan menginjaknya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Sungguh jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api sehingga membakar bajunya dan menembus kulitnya, itu lebih baik dari pada duduk di atas kubur.” (HR. Muslim)

  1. Mendoakan mayit. Rasulullah pernah ditanyakan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha perihal yang beliau lakukan di pemakaman Baqi’. Beliau menjawab,

“Sesungguhnya aku diperintahkan untuk mendoakan mereka.” (HR. Ahmad)

  1. Boleh menangisi mayit tetapi tidak boleh meratapinya. Dahulu Rasulullah pernah menangis ketika menziarahi makam ibu beliau, sehingga membuat orang-orang yang melihatnya ikut menangis. (HR. Muslim)

Demikian beberapa adab ketika ziarah kubur yang sesuai dengan sunnah baginda Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Semoga bermanfaat.

Referensi :

  • Ziarah Kubur : Tata Cara Ziarah Kubur & Adab Ziarah Kubur, Yufid TV
  • Ziarah Kubur Sesuai Sunnah, Yufid TV
  • Doa Ziarah Kubur Dan Faedahnya, Muhammad Abduh Tuasikal, MSc (Rumayshoo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *