Perhatikanlah Adab Ketika Masuk Dan Keluar Kamar Mandi

Perhatikanlah Adab Ketika Masuk Dan Keluar Kamar Mandi – Thaharah secara lahiriyah bermakna kegiatan bersuci dari kotoran dan hadats. Bersuci dari kotoran adalah dengan menghilangkan berbagai jenis najis menggunakan air suci dari badan atau pakaian seseorang, dengan cara berwudhu, mandi, istinja’ (membersihkan kotoran) dan tayamum.

Beberapa kegiatan bersuci terkadang dilakukan di kamar mandi, sehingga banyak diantara para ulama dalam kitab-kitab mereka, ketika membahas bab mengenai thaharah, mereka memasukkan pembahasan mengenai adab-adab masuk dan keluar kamar mandi. Inilah yang menunjukkan kemuliaan Islam, bahkan dalam urusan masuk kamar mandi sekalipun diatur dalam hukum syariat.

Baca Juga : Perbanyaklah Berwudhu !!

Berikut ini penjelasan mengenai beberapa adab ketika masuk dan keluar kamar mandi :

Masuk dengan Kaki Kiri Terlebih Dahulu dan Keluar dengan Kaki Kanan Terlebih Dahulu

Hal itu adalah dalam rangka mendahulukan sebelah kiri dalam perkara-perkara yang tidak mulia, serta sebelah kanan dalam hal-hal yang mulia (pekerjaan yang baik), karena kamar mandi merupakan tempat setan bersarang sehingga masuk kamar mandi dianggap sebagai perkara yang tidak mulia. Dari Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiallahu anha, ia berkata :

“Rasulullah menyukai mendahulukan bagian kanan ketika memakai sandal, menyisir, bersuci dan dalam semua urusan.” (HR. Bukhari no. 168, Muslim no. 268)

Berdoa Ketika Masuk Kamar Mandi

Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu, :

“Apabila Rasulullah masuk kamar mandi (wc), beliau membaca ; ‘Allahumma inni a’udzubika minal khubutsi wal khabaits (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan)’.” (HR. Bukhari 1/48, Muslim 1/283, dan lain-lain)

Berdoa Ketika Keluar Kamar Mandi

Adapun doa yang dibaca ketika keluar dari kamar mandi, berdasarkan hadits yang dikeluarkan oleh Abu Dawud, at-Tirmidzi dan lain-lain dengan derajat hasan, dari Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiallahu anha, yakni dengan mengucapkan : “Ghufranaka (aku memohon ampunan kepada-Mu).”

Dalam sehari semalam, seseorang dapat berkali-kali masuk kamar mandi (wc). Hendaknya setiap kali masuk dan keluarnya, dia memperhatikan serta mau mengamalkan adab-adabnya.

Sumber :

  • Bulughul Maram, Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani (Darul Haq : 2016)
  • 1000 Amalan Sunnah Sehari-hari, Khalid al-Husainan (Media Tarbiyah : 2016)

Leave a Comment