Adab Ketika Minum Yang Harus Diketahui

adab ketika minum

Adab Ketika Minum Yang Harus Diketahui – Begitu banyak adab-adab yang berkaitan dengan aktivitas keseharian manusia yang telah diajarkan oleh baginda Nabi . Hal tersebut menunjukkan kesempurnaan ajaran Islam sebagai pedoman hidup bagi manusia.

Hampir setiap kebiasaan yang dilakukan seseorang, telah ada pedoman dari Rasulullah  sehingga dapat menjadikan kebiasaan tersebut bisa bernilai ibadah. Sangat disayangkan ketika seorang muslim melakukan sebuah kebiasaan, yang justru itu mudah mereka lakukan, tapi kosong dalam timbangan amal ibadah. Hanya seorang muslim yang baik, yang mampu memanfaatkan kebiasaan sehari-hari mereka memiliki nilai ibadah di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Baca Juga :Jangan Makan Dan Minum Dengan Tangan Kiri !!

Dalam kebiasaan makan dan minum misalnya, itu merupakan sebuah kebiasaan yang tidak mungkin lepas dalam keseharian seseorang. Seandainya seorang muslim mau memperhatikan adab-adab yang telah diajarkan baginda Nabi seputar makan dan minum, tentu mereka akan memperoleh balasan pahala, hanya dari melakukan kebiasaan mereka tanpa harus melakukan sesuatu yang memberatkan.

Tetapi, sikap yang sangat disayangkan terjadi pada sebagian umat muslim, ketika mendapati sebuah perintah syariat terkadang harus menimbangnya terlebih dahulu dengan akal mereka, mencari pembenaran dengan rasional, baru mau melaksanakannya. Seperti misalnya, ketika Allah mengharamkan bagi seorang muslim untuk memakan daging Babi, mereka tidak langsung menerimanya, tetapi akan mencari alasan pembenaran kenapa hal tersebut diharamkan?

Sampai mereka mendapati hasil penelitian dari lembaga tertentu, yang menyebutkan bahwa dalam daging babi banyak terdapat cacing yang berbahaya bagi tubuh manusia bila dikonsumsi. Baru mereka mau menerima perintah, haram memakan daging babi.

6 Adab Ketika Minum Yang Harus Diketahui

Seorang muslim harusnya bersikap sami’na wa atho’na (mendengar dan taat), dengan keyakinana bahwa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya pasti memiliki kebaikan untuk dirinya. Berikut ini beberapa adab ketika minum yang telah dicontohkan oleh Rasulullah , tanpa perlu mempertanyakan alasannya kenapa harus begini atau begitu, diantaranya :

1. Mengucapkan Bismillah

Hal ini berdasarkan sabda Nabi , kepada ‘Amr bin Abi Salamah radhiallahu anhu :

“Wahai anak muda, sebutlah nama Allah (ucapkanlah Bismillah) dan makanlah dengan tangan kananmu!” (HR. Bukhari no. 5376, Muslim no. 2022)

2. Minum Dengan Tangan Kanan

adab ketika minum dengan tangan kanan

Dalil untuk menjelaskan hal ini seperti yang disebutkan diatas. Selain memerintahkan untuk makan dengan tangan kanan, Rasulullah  telah melarang seorang muslim untuk minum dengan menggunakan tangan kiri karena itu merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh setan. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari sahabat Ibnu Umar radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah  telah bersabda

“Jangan sekali-sekali salah seorang dari kalian makan dengan tangan kirinya dan jangan pula minum dengan tangan kirinya, karena sesungguhnya setan itu makan dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi)

3. Minum Sambil Duduk

Rasulullah  bersabda :

“Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri!” (HR. Muslim no. 2026)

Dalam riwayat lainnya, Rasulullah  bersabda :

“Andai saja orang yang minum sambil berdiri itu mengetahui apa yang ada di perutnya, niscaya ia memuntahkannya.” (HR. Ahmad II/283, ‘Abdurrazzaq no. 19588, Ibnu Hibba n0. 5300)

Larangan dalam hadits tersebut bersifat makruh tanzih (meninggalkan yang tidak baik/tidak disukai), karena dalam riwayat yang lain, dari Ibnu Abbas radhiallahu anhu dijelaskan bahwa Rasulullah  pernah meminum air zam-zam langsung dari timba sambil berdiri. (HR. Bukhari no. 5617, Muslim no. 2027)

4. Minum Dengan Tiga Kali Tegukan

Hendaknya minum dengan tiga kali tegukan, tiap tegukan diselingi dengan bernafas diluar wadah, tidak meminumnya sekaligus. Hal ini berdasarkan hadits dari sahabat Anas bin Malik radhiallahu anhu, disebutkan :

“Rasulullah jika minum, beliau bernafas (meneguknya) tiga kali (bernafas diluar gelas).” (HR. Bukhari no. 5631, Muslim no. 2028, dan yang lainnya)

Anas bin Malik radhiallahu anhu juga meriwayatkan hadits yang lainnya, dalam riwayatnya disebutkan bahwa :

“Rasulullah apabila minum, beliau bernafas (menghirup udara di luar bejana) tiga kali, seraya bersabda, ‘Hal itu lebih menyegarkan, lebih enak dan lebih menyehatkan’.” (HR. Muslim no. 2028 [123], Abu Dawud no. 3727, dan yang lainnya)

5. Tidak Meniup Minuman

adab ketika minum tidak meniupnya

Diriwayatkan dari Abu sa’id Al-Khudri radhiallahu anhu, ia berkata :

“Rasulullah melarang minum dari lubang tempat air dan melarang meniup minuman.” (HR. Abu Dawud no. 3722, Ahmad III/80, Ibnu Hibban no. 1366)

6. Mengucapkan Alhamdulillah Setelah Minum

Rasulullah  bersabda, :

“Sesungguhnya Allah sangat ridha kepaa seorang hamba yang menyantap makanan kemudian ia memuji-Nya atas makanan tersebut, atau menengguk minuman kemudian ia memuji-Nya atas minuman tersebut.” (HR. Muslim no. 2734, At Tirmidzi no. 1816, dan yang lainnya)

Semoga kita mau menerapkan adab-adab tersebut dalam kebiasaan ketika minum sehingga kebiasaan kita bisa bernilai ibadah di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Wallahu ‘Alam.

Referensi :

  • Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *