Adab Rasulullah Ketika Berbicara

Adab Rasulullah Ketika Berbicara

Alomuslim.com – Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam merupakan sosok paling sempurna untuk dijadikan teladan bagi manusia yang datang setelah beliau, tidak hanya bagi kaum muslimin tetapi juga bagi mereka yang tidak beriman terhadap risalahnya. Karena beliau merupakan manusia terbaik yang telah Allah ciptakan dan pernah berjalan di atas muka bumi.

Allah berfirman dalam kitab-Nya :

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah suri tauladan yang bagimu..” (QS. Al Ahzab : 21)

Allah telah menyatakan langsung bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam merupakan suri tauladan yang baik bagi seluruh manusia. Allah meninggikan beliau karena kemuliaan akhlaknya. Maka tidak ada seorangpun yang lebih layak dijadikan sebagai teladan bila dibandingkan dengan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

 Dalam beberapa adab harian, Rasulullah memiliki sebuah teladan yang baik untuk diikuti oleh kaum muslimin, yaitu adab ketika berbicara dengan orang lain. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah dikaruniai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan kemampuan berbicara yang sangat fasih. Beliau mampu berbicara dengan singkat, jelas, padat serta mudah dipahami oleh lawan bicaranya.

Ketika membicarakan perkara yang penting, terutama dalam masalah hukum-hukum agama dan juga dalam memberikan nasihat, beliau seringkali mengulang-ulang katanya hingga tiga kali, agar dapat dipahami. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata :

“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam suka mengulang kata-kata yang diucapkannya sebanyak tiga kali agar dapat dipahami.” (shahih. HR. at-Tirmidzi 649, Al-Hakim 7716)

Sementara dalam riwayat dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, disebutkan bahwa kalau Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berbicara, beliau tidak melakukan dengan cepat sebagaimana bicaranya para sahabat. Tetapi beliau berbicara dengan kata yang jelas dan tegas.

Aisyah berkata :

“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak berbicara cepat sebagaimana bicara kalian ini. Namun beliau berbicara dengan kata-kata yang jelas dan tegas, hingga orang-orang yang duduk Bersama beliau dapat menghafalnya.” (shahih. HR. at-Tirmidzi 3639, Ahmad 26252)

Seperti itulah adab Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ketika berbicara dengan para sahabatnya dan juga orang lain. Beliau tidak pernah berdusta dalam ucapannya, tidak pernah berkata kasar yang menyakiti perasaan orang lain kecuali karena hukum Allah dilanggar serta beliau tidak pernah berbicara menuruti hawa nafsunya. Sehingga setiap kata-kata yang keluar dari mulut beliau hanyalah kebaikan.

Wallahu Ta’ala a’lam.

Referensi : Mengenal Pribadi Agung Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam, Imam At-Tirmidzi (Ummul Qura : 2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *