adab terhadap anak
DASAR ISLAM, KELUARGA

Perhatikanlah Adab Terhadap Anak Berikut ini

Alomuslim.com – Setiap anak mempunyai hak atas orangtuanya yang harus dipenuhi. Diantara beberapa hak anak yang harus dipenuhi oleh orangtua adalah memberikan nama yang baik, menyusuinya hingga usia dua tahun, menyembelihkan aqiqah atas namanya, memberinya nafkah, mendidiknya dengan baik, memperhatikan pendidikannya dan pengajaran atas nilai-nilai keimanan serta melatihnya untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya.

Bagi orangtua yang memiliki anak perempuan, apabila ia telah dewasa dalam pengasuhannya maka wajib untuk memilihkan pasangan hidup baginya. Ketika hal itu terjadi, tugas orangtua telah selesai dalam mendidik dan menafkahi anak perempuannya untuk kemudian ditanggung oleh suaminya. Orangtua wajib memberikan pendidikan kepada anak perempuannya untuk menjadi istri dan ibu yang shalihah bagi keluarganya kelak.

[irp posts=”1095″ name=”Inilah Anak-Anak Nabi Muhamamad SAW”]

Sementara bagi orangtua yang memiliki anak lelaki yang tumbuh hingga dewasa dalam pengasuhannya, maka wajib untuk membimbingnya menjadi lelaki yang bertanggung jawab, karena suatu saat ia akan menjadi suami dari perempuan yang dinikahinya dan seorang ayah dari anak-anaknya. Orangtua wajib mendidik anak lelakinya untuk menjadi mandiri dan membangun kemuliaan dengan usahanya sendiri.

Diantara Beberapa Adab Islami Dalam Mendidik Anak

Seorang suami merupakan pemimpin di dalam rumah tangganya, dan ia bertanggung jawab atas istri dan anak-anaknya untuk memberikan pendidikan agama terhadap mereka agar terlindungi dari siksa api Neraka. Hal tersebut merupakan kewajiban yang Allah perintahkan kepada para suami. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah dari manusia dan batu..” (QS. At Tahrim : 6)

Salah satu bentuk memelihara kaluarga dari ancaman api neraka yaitu dengan memberikan pendidikan dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala. Maka wajib bagi seorang ayah untuk mengajari, mendidik, membimbing dan menuntun anaknya kepada kebaikan serta ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, tidak hanya memprioritaskan pendidikan duniawi saja. Seorang ayah harus memberikan bekal pendidikan untuk dunia dan akhirat.

[irp posts=”2151″ name=”Amalan Mengatasi Anak Nakal Sesuai Sunnah Rasulullah SAW”]

Diantara bentuk pendidikan dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya adalah memberikan pengajaran untuk mengerjakan shalat ketika anak telah berusia tujuh tahun. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah memerintahkan hal tersebut melalui sabda beliau yang mulia,

“Suruhlah anak-anak kalian shalat saat mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka karena (meninggalkan)nya pada saat mereka telah berusia sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (hasan. HR. Abu Dawud no. 495, At Tirmidzi no. 407)

Hadits tersebut memberikan hikmah yang sangat besar dalam memberikan pendidikan agama kepada anak. Rasulullah memerintahkan kepada orangtua untuk memukul anaknya yang berusia sepuluh tahun yang tidak mengerjakan shalat. Perintah ini kemudian banyak disalahpahami oleh para orangtua pada masa sekarang ini. Ada yang menerimanya secara utuh, ada pula yang menganggap perintah ini sebagai bentuk kekerasan terhadap anak.

Apakah Rasulullah mengajarkan kekerasan kepada anak-anak? Demi Allah tidak, Rasulullah merupakan manusia paling mulia yang penuh kelemahlembutan. Adapun makna dari memukul pada hadits tersebut adalah tidak memukul dengan menggunakan sesuatu yang bisa menyakiti, tetapi memukul dengan kasih sayang orangtua yang disertai nasihat agar anaknya paham atas perintah shalat. Inilah adab Islami yang diajarkan dalam mengajarkan shalat kepada anak.

Diantara adab Islami yang lainnya yang diajarkan oleh Rasulullah adalah berperilaku adil terhadap anak dalam pemberian dan kasih sayang. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Sama ratalah dalam pemberian terhadap anak-anak kalian. Seandainya aku boleh mengutamakan seseorang, tentu akan aku utamakan wanita.” (hasan. HR. Al Baihaqi dan ath-Thabrani)

Dan diantara adab mulia yang harus dilakukan oleh orangtua terhadap anaknya adalah memuliakan anak-anak mereka dengan memberikan nama yang baik, penyebutan-penyebutan yang baik serta membaguskan adabnya, karena anak-anak tersebut merupakan karunia bagi mereka dari Allah Subhanahu wa Ta’ala yang akan menjadi salah satu penolongnya di hari Kiamat kelak.

Ketika anda telah berhasil mendidik anak-anak anda menjadi anak yang shalih, maka  anda merupakan orangtua yang berbahagia lagi beruntung. Anak-anak shalih merupakan ‘tabungan’ amal bagi para orangtua. Oleh karena anak-anak shalih-lah orangtua akan mendapatkan pahala yang tanpa terputus meskipun orangtua telah meniggal. Bukan anak yang berprofesi sebagai Dokter, Insinyur, Presiden, Pemilik Perusahaan atau jabatan duniawi lainnya.

[irp posts=”1280″ name=”Peran Masjid Dalam Menumbuhkan Karakter Anak”]

Demikianlah diantara beberapa hak dan adab dalam mendidik anak yang harus diperhatikan oleh para orangtua. Wallahu Ta’ala a’lam.

Referensi : Minhajul Muslim, Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jaza’iri (Darul Haq : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *