Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan marhaban
PUASA

8 Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan

Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan – Halo sahabat Alomuslim yang InsyaAllah dirahmati Allah. Bulan Ramadhan yang senantiasa kita nantikan kedatangannya sebentar lagi akan kita jalani. Inilah bulan dimana Allah SWT menjanjikan ampunan dan keberkahan yang tak terhingga kepada semua hambanya yang beriman dan beramal shaleh.

Maka dari itu, sobat AloMuslim dimanapun anda berada, marilah kita senantiasa menambah kualitas ibadah dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT agar di bulan Ramadhan nanti kita benar-benar termasuk orang-orang yang berhasil meraih kemenangan dan menjadi hamba yang diampuni. Karena apapun dan siapapun kita, tak akan ada yang mampu menyelamatkan nasib kita di akhirat kecuali hanya ampunan-Nya.

Inilah tanda bahwa sebenarnya Allah Azza wa Jalla begitu menyayangi kita, terbukti kita masih dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan tahun ini. Disinilah kembali Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita untuk kesekian kalinya, agar kita lebih giat lagi dalam beribadah dan mengamalkan amalan-amalan baik demi ridhlo dan ampunan dari Allah SWT.

[su_quote]Baca Juga : Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan[/su_quote]

Bahkan Rasulullah SAW pun yang sudah dijamin oleh Allah SWT untunknya tempat d surga, di bulan ramadhan pada masanya masih juga terus melaksanakan ibadah-ibadah baik wajib maupun sunnah. Bahkan beliau juga menambahkan dengan amalan sunnah saat Ramadhan yang beberapa diantaranya bahkan tak dilaksanakan oleh Rasulullah di hari-hari biasa selain Ramadhan.

Nah, inilah yang harusnya menjadi satu motivasi untuk kita agar lebih semangat lagi mengabdi kepada Allah SWT, dengan menjadi hamba yang bertaqwa. Bukan hanya untuk mencari pahala, yang lebih penting dari itu adalah mengharap ridhlo Allah SWT. Maka, manfaatkan waktu di bulan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya, dengan menegakkan ibadah wajib dan menambahnya dengan amalan-amalan Rasulullah SAW saat bulan Ramadhan.

Amalan Rasulullah SAW saat Ramadhan

1. Makan Sahur

Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan makan sahur

Bangun pagi hari sebelum shubuh untuk sahur, bukan hanya agar kita nanti kuat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan sampai masuk waktu berbuka. Rasulullah SAW sendiri sangat menganjurkan kepada umatnya agar bangun di awal pagi dan melaksanakan sahur untuk mengaharapkan berkah dari Allah SWT.

Hal ini seperti yang tertulis dalam sebuah hadits shahih Bukhari dan Muslim. Diriwayatkan, dari Anas Bin Malik R.a, mengkisahkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Bersahurlah kamu, karena sungguh dalam sahur itu terdapat keberkahan” (HR.Bukhari dan Muslim).

Waktu sahur yang tepat menurut Rasulullah SAW bukanlah makan yang dilakukan di tengah malam. Namun, sahur yang dilaksanakan di awal pagi hari menjelang masuknya waktu shalat fardlu shubuh.

Begitu utamanya makan sahur, Rasulullah SAW juga mengatakan bahwa sahur adalah pembeda antara puasanya umat muslim dengan kaum lain.

yang menjadi pembeda diantara puasa kita dan puasa ahli al-kitab adalah sahur.” (HR. Muslim).

2. Membaca AlQur’an

Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan membaca alquran

Membaca Al-Qur’an memang dianjurkan untuk kita lakukan setiap harinya. Namun, membaca al-Qur’an di bulan Ramadhan adalah satu keistimewaan yang lebih besar dibandingkan dengan hari-hari selain ramadhan. Untuk itulah, membaca al-Qur’an dan mempelajari makna di dalam al-Qur’an sebaiknya menjadi amalan yang harus kita tingkatkan, baik dari segi kualitas serta intensitas pengerjaannya.

Bulan ramadhan sendiri juga merupakan bulan yang istimewa bagi al-Qu’an, karena di dulan inilah kita suci umat muslim ini di turunkan untuk pertama kalinya kepada Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT melalui malaikat Jibril A.s.

[su_quote]Baca Juga : Keutamaan Membaca Alquran[/su_quote]

Bagaimana cara kita meningkatkan bacaan al-Qur’an di bulan ramadhan ini? Banyak cara yang bisa kita lakukan, diantaranya adalah jika kita biasanya hanya membaca al-Qur’a dari bacaannya saja, dibulan ramadhan ini cobalah untuk pelajari juga maknanya (taddabur). Jika kita di hari biasa khatam al-Qur’an sekali selama satu bulan, di bulan ramadhan ini tingkatkan menjadi dua kali dalam sebulan, dan masih banyak lagi yang lain. Namun, yang paling terpenting adalah mulai dari sekarang amalkan apa yang telah kita baca dan pahami dari al-Qur’an.

3. Menyegerakan Berbuka

Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan menyegerakan berbuka

Jangan mentang-mentang kuat menahan haus dan lapar, lalu kita menunda untuk segera berbuka ketika sudah mendengar kumandang adzan maghrib. Rasulullah SAW sendiri tak mengajarkan hal tersebut, meskipun jika beliau mau, Rasulullah pasti mampu puasa dalam waktu yang lama jika diperintahkan oleh Allah SWT. Namun sebaliknya, Rasulullah SAW justru menganjurkan kepada seluruh umatnya agar segera membatalkan puasanya ketika datang waktu shalat maghrib.

Seorang manusia akan senantiasa ada dalam kebaikan jikalau mana ia menyegerakan untuk berbuka puasa.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulllah SAW melarang tindakan menunda-nunda untuk berbuka puasa. Bahkan beliau pernah menyatakan bahwa perilaku menunda waktu berbuka adalah kebiasaan yang ada dalam ritual puasanya kaum Yahudi dan Nasrani. Seperti yang termaktub dalam sebuah hadits bersanat hasan yang dikisahkan oleh Abu Daud dan Ibnu Majah. “Agama ini (Islam) akan tetap zahir (terlihat jelas) ketika umatnya menyegerakan berbuka puasa, karena kaum Yahudi dan Nasrani mereka itu melewat-lewatkan.”

4. Tidur Qailulah

Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan Tidur Qailulah

Meskipun ada sebuah hadits yang menyatakan bahwa tidurnya orang puasa adalah ibadah, itu memang benar namun tidak tepat. Tidur yang dimaksud disini adalah lebih utama jika kita terjaga namun melakukan aktivitas-aktivitas yang sia-sia atau bahkan menjurus pada perbuatan dosa. Tidak tepatnya, karena dengan banyak tidur waktu kita untuk berlomba-lomba meningkatkan amal ibadah menjadi berkurang.

Rasulullah sendiri menganjurkan kepada umatnya untuk tidur sebelum masuk waktu dhuhur. Itupun ada alasannya, bukan semata-mata hanya tidur agar bisa bangun nanti waktu berbuka. Tidur sebelum dhuhur ini yang disebut Rasulullah SAW sebagai tidur Qoilulah. Banyak sekali hadits yang menerangkan tentang tidur Qoilulah. Salah satunya yang berkaitan dengan ramadhan adalah sebuah hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas R.a bahwa Nabi SAW bersabda: “Carilah kekuatan melalui sahur untuk puasa keesokan hari dan melalui Qailulah (tidur sekejap sebelum Zuhur) untuk mendirikan ibadah malam. (HR Ibnu Majah)

Dari hadits diatas bisa kita ketahui, Rasullah menganjurkan untuk umatnya tidur siang di waktu pertengahan siang. Hal ini dimaksudkan agar pada malam harinya kita bisa terjaga untuk melaksanakan amalan-amalan sunnah maupun wajib  dalam kondisi yang prima.

5. Buka Puasa dengan yang Manis (Kurma)

Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan Kurma

Diriwayatkan dari Anas bin Malik R.a, ia berkata bahwa beliau Rasulullah SAW ketika berbuka selalu mendahulukan dengan memakan satu biji kurama basah. Jika tidak ada tersedia kurma basah, Rasulullah memilih kurma kering. Dan jika kurma kering dan basah tidak ada, beliau berbuka dengan hanya minum air putih, lalu Rasulullah SAW menunaikan ibadah shalat maghrib.

Maksud dari tindakan rasulullah ini adalah agar nantinya kita tidak malas dan menunda untuk melaksanakan perintah shalat fardhu. Dari segi kesehatan pun, amalan Rasulullah SAW ini sangatlah banyak faedahnya.

Makanan manis yang mengandung gula alami seperti kurma memang dapat mengembalikan dan menambah energi orang yang berpuasa. Selain itu, tidak langsung makan besar juga merupakan tindakan yang bijaksana agar perut yang seharian kosong tidak kaget ketika tiba-tiba diisi dengan makanan. Berbeda dengan yang berbuka langsung dengan menyantap makanan dengan porsi yang besar, tentu ini justru akan mengakibatkan gejala-gejala gangguan kesehatan terutama untuk saluran pencernaan.

6. Memberi Makan Orang yang Berbuka Puasa

Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan memberi makan orang berpuasa

Kutamaan mensedekahkan harta di jalan Allah sangatlah besar. Salah satu cara yang termudah adalah dengan memberikan makanan bagi orang-orang yang berpuasa untuk hidangan buka puasa mereka nanti.

Rasulullah bersabda :”Barang siapa yang memberi makan kepada orang yang berpuasa (untuk berbuka puasa), dia akan mendapat balasan pahala yang sama seperti pahala orang yang berpuasa itu tanpa dikurangkan sedikitpun daripadanya.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

7. Tarawih

Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan tarawih

Tarawih adalah shalat mlaam yang dilakukan dengan cara berjama’ah, khusus di bulan ramadhan. Waktu dilaksanakan shalat tarawih adalah mualai dari selepas waktu isya’, hingga terbitnya sang fajar. Rasulullah sendiri telah menganjurkan shalat tarawih ini. Tarawih yang berarti istirahat, karena di setiap salamnya diberi jeda untuk beristirahat.

Dari Ummul Mukminin, Aisyah R.a Rasulullah SAW bersabda : “Telah menceritakan kepada kami Isma’il berkata, telah menceritakan kepada saya Malik dari Ibnu Syihab dari ‘Urwah bin Az Zubair dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendirikan shalat. Dan itu pada bulan Ramadhan. (Shahih Bukhari)

8. I’tikaf

Amalan Sunnah Rasulullah Saat Ramadhan itikaf

Salah satu amalan sunnah Rasulullah SAW saat ramadhan yang sayang untuk terlewat adalah menyambut datangnya malam lailatul qadar. Di saat-saat ini, tepatnya pada 10 hari terakhir ramadhan, Rasulullah SAW semakin meningkatkan aktivitas amal dan ibadah beliau, termasuk salah satunya adalah ber-i’tikaf di masjid.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *