Apakah Jamaah Haji Menunaikan Puasa Arafah ?

Alomuslim.com – Puasa Arafah merupakan ibadah yang dikerjakan bertepatan ketika jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Arafah, atau tepatnya tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa Arafah diketahui memiliki keutamaan yang sangat besar, meskipun hukum mengerjakannya hanya Sunnah.

Disebutkan bahwa orang yang mengerjakan puasa Arafah akan di hapuskan dosa-dosanya selama dua tahun, dosa setahun yang sebelumnyan dan dosa setahun yang akan datang. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang..” (HR. Muslim no. 1162)

Kemudian yang menjadi pertanyaannya adalah, apakah orang yang sedang mengerjakan wukuf di Arafah juga diharuskan berpuasa?

Berdasarkan sebuah hadits yang shahih dari salah seorang istri Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, Maimunah radhiallahu anhu, pernah orang-orang merasa ragu, apakah Nabi shallallahu alaihi wa sallam berpuasa pada hari Arafah?

Maka Maimunah memberi beliau segelas susu, padahal waktu itu beliau sedang berada di tempat wukufnya, dan kemudian Rasulullah meminumnya, sementara orang-orang menyaksikan kejadian tersebut. (HR. Bukhari no. 1989, Muslim no. 1124)

Maka berdasarkan hadits tersebut dan dicontohkan langsung oleh Rasulullah shallallahu alahi wa sallam, bagi orang yang sedang berhaji pada saat melaksanakan wukuf di Arafah hendaknya tidak berpuasa.

Wallahu a’lam.

Referensi :Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Comment