nabi ibrahim
KISAH PARA RASUL

Apakah Nabi Ibrahim Diperintahkan Menyembelih Nabi Ismail Setiap Tahun?

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum, mohon tanya sebagai berikut :

  1. Apakah Nabi Ibrahim diperintah oleh Allah untuk menyembelih Ismail setiap tahun?
  2. Apakah berqurban itu cukup sekali seumur hidup atau setiap tahun?
  3. Tolong jelaskan perintah berqurban dalam surat Al Kautsar, apakah ada hubungannya dengan perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih Nabi Ismail?
  4. Apabila tidak ada hubungannya dengan perintah tersebut, umat Islam dperintah berqurban apa? Dan berapa kali berqurban selama hidupnya?

Atas perhatian dan jawabannya saya mengucapkan terima kasih.

Jawaban :

Wa’alaikumussalam warahmatullah..

1. Apakah Nabi Ibrahim diperintah oleh Allah untuk menyembelih Nabi Ismail setiap tahun?

Tidak. Perintah untuk menyembelih Nabi Ismail hanya turun sekali saja. Dikarenakan perintah untuk menyembelih Nabi Ismail telah digantikan dengan kambing pemberian dari Allah, yang kemudian diqurbankan oleh Nabi Ibrahim.

 

وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (104) قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (105) إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ (106) وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ (107) وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآَخِرِينَ (108) سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ (109) كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (110)

“Dan Kami memanggilnya: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.” Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Ash-Shaaffaat: 104-110)

2. Apakah berqurban itu cukup sekali seumur hidup atau setiap tahun?

Para ulama berselisih pendapat mengenai hukum qurban, ada yang berpendapat wajib dan lainnya berpendapat sunnah mu’akaddah (ditekankan). Namun jika seseorang memiliki kelebihan harta, yang lebih baik baginya adalah berqurban. Maka jika memiliki kelebihan harta setiap tahun, bisa menunaikannya setiap tahun. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang berkelapangan (harta) namun tidak mau berqurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ibnu Majah 3123, Al Hakim 7672 dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani)

3. Tolong Jelaskan perintah berqurban dalam surat Al Kautsar, apakah ada hubungannya dengan perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih Nabi Ismail?

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka shalatlah untuk Rabbmu dan sembelihlah hewan (berqurbanlah).” (QS. Al Kautsar : 2)

Syaikh Abdullah Alu Bassaam mengatakan,

“Sebagian ulama ahli tafsir mengatakan; ‘yang dimaksud dengan menyembelih hewan adalah menyembelih hewan qurban setelah shalat Ied’.” Pendapat ini dinukilkan dari Qatadah, Atha’ dan Ikrimah” (Taisirul ‘Allaam, 534 Taudhihul Ahkaam, IV/450. Lihat juga Shahih Fiqih Sunnah II/366).

Jadi dalam ayat tersebut adalah perintah khusus untuk berqurban di hari raya Idul Adha, sebagaimana dijelaskan di atas.

4. Kalau tidak ada hubungannya dengan perintah kepada Nabi Ibrahim, umat Islam diperintahkan untuk berqurban apa? Dan berapa kali harus berqurban selama hidupnya?

Diantara hewan yang digunakan untuk qurban hanya boleh dari kalangan Bahiimatul Al An’aam (hewan ternak tertentu). Yakni ; unta, sapi atau kambing dan tidak boleh selain itu. Bahkan sekelompok ulama menukilkan adanya ijma’ (kesepakatan) bahwasanya qurban tidak sah kecuali dengan hewan-hewan tersebut (lihat Shahih Fiqih Sunnah, II/369 dan Al Wajiz 406)

Dalilnya adalah firman Allah ta’ala yang artinya, “Dan bagi setiap umat Kami berikan tuntunan berqurban agar kalian mengingat nama Allah atas rezeki yang dilimpahkan kepada kalian berupa hewan-hewan ternak (bahiimatul an’aam).” (QS. Al Hajj : 34)

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin mengatakan, “Bahkan jika seandainya ada orang yang berqurban dengan jenis hewan lain yang lebih mahal dari pada jenis ternak tersebut maka qurbannya tidak sah. Andaikan dia lebih memilih untuk berqurban seekor kuda seharga 10.000 riyal sedangkan seekor kambing harganya hanya 300 riyal maka qurbannya (dengan kuda) itu tidak sah…” (Syarhul Mumti’, III/409)

Berapa kali seorang muslim harus berqurban selama hidupnya?

Maka kami katakan ; Tidak ada batasan berapa kali seseorang harus berqurban. Sebagaimana penjelasan kami pada jawaban pertanyaan nomor 2.

Demikian. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bishawab.

Referensi : Ust. Ammi Nur Baits, S.T, BA – Muslim.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *