Apakah Wanita Boleh Shalat Dengan Mengenakan Kerudung
DASAR ISLAM, SHALAT

Apakah Wanita Boleh Shalat Dengan Mengenakan Kerudung ?

Alomuslim.com – Mukena telah menjadi pakaian khusus yang dikenakan oleh hampir setiap wanita ketika shalat. Sehingga dipahami oleh para wanita bahwa ketika mengerjakan shalat mereka harus mengenakan mukena. Apakah benar pemahaman seperti ini? Apakah wanita tidak boleh mengerjakan shalat hanya dengan mengenakan kerudung?

Telah datang sebuah hadits dari Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, mengenai perkara ini. Beliau bersabda :

“Allah tidak menerima shalat wanita yang telah haid kecuali dengan engenakan kerudung.” (HR. Abu Dawud 1/104, at-Tirmidzi 2/215, dan yang lainnya)

Riwayat tersebut diperkuat dengan hadits dari Abu Qatadah radhiallahu anhu :

“Allah tidak akan menerima shalat seorang wanita hingga ia menutup perhiasannya, dan juga shalat seorang gadis yang telah menginjak umur haid hingga ia mengenakan kerudung” (HR. Ath Thabrani no. 109)

Berdasarkan kedua hadits ini, maka diperbolehkan bagi seorang wanita untuk mengenakan kerudung ketika shalat. Tetapi dengan catatan, kerudung tersebut harus menutup bagian tubuhnya dan tidak memperlihatkan sebagian aurat, yang hal itu akan membatalkan shalatnya.

Imam Asy Syafi’i berpendapat dalam hal ini, bahwa apabila seorang wanita telah menginjak dewasa dan ia mengerjakan shalat namun ada sebagian dari anggota tubuhnya yang tersingkap, maka shalatnya tidak sah. Dan pendapat ini juga di dukung oleh para ulama.

Hanya saja keadaan kerudung yang dikenakan oleh sebagian wanita pada hari ini sungguh jauh dari yang disyariatkan. Mereka mengenakan kerudung hanya sebatas menutupi kepala, tetapi masih menampakkan bentuk lekuk bagian-bagian tubuhnya. Sehingga dengan bentuk kerudung yang demikian, tidak sah digunakan untuk shalat.

Adapun bentuk kerudung yang diperbolehkan adalah yang panjang dan menutupi bentuk lekuk bagian-bagian tubuhnya.

Wallahu a’lam.

Referensi : Sifat Shalat Nabi Shallallahu Alaihi Was Sallam, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani (Griya Ilmu : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *