Apakah Wanita Haid Boleh Melakukan Sa'i
DASAR ISLAM, HAJI

Apakah Wanita Haid Boleh Melakukan Sa’i ?

Alomuslim.com – Dalam hadits yang diriwayatkan dari ummul mukminin Aisyah radhiallahu anha, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, bersabda kepadanya ketika dia mengalami haid pada saat berhaji,

“Lakukanlah apa yang dilakukan oleh orang yang melakukan haji, hanya saja kau tidak boleh melakukan thawaf di Ka’bah sampai kamu suci.”(HR. Bukhari no. 294, Muslim no. 1211)

Akan tetapi terdapat satu riwayat yang memberikan tambahan redaksi dalam hadits tersebut dengan menambahkan, ‘dan diantara Shafa dan Marwa’. Tambahan tersebut merupakan sesuatu yang janggal dan tidak shahih. Seandainya kalimat tersebut masuk dalam hadits ini, maka ia tetap tidak menunjukkan sa’i harus dilakukan dalam keadaan suci.

Tidak ada dalil shahih yang menunjukkan pelarangan bagi wanita yang haid untuk sa’i, maka hal ini menunjukkan dibolehkannya wanita haid melakukan sa’i. hal ini juga berdasarkan hadits shahih dari Aisyah yang sebelumnya.

Sementara ada sebuah pendapat dari Ibnu Umar radhiallahu anhu  yang mengatakan bahwa, ‘Apabila seseorang wanita melakukan thawaf di Ka’bah, kemudian mengalami haid sebelum melakukan sa’i antara Shafa dan Marwah, maka hendaknya dia melakukan sa’i antara Shafa dan Marwah.’ (shahih. HR. Ibnu Abi Syaibah 1/4/343)

Hal serupa juga diriwayatkan secara shahih dari beberapa sahabat dan orang-orang shalih dari generasi sesudah mereka. Dan ini juga merupakan pendapat Imam Syafi’i.Wallahu Ta’ala a’lam. 

Referensi :Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *