Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah

beriman kepada kitab-kitab allah

Alomuslim.com Beriman Kepada Kitab-kitab Allah Setiap umat muslim harus beriman kepada seluruh kitab suci dan shuhuf (lembaran-lembaran wahyu) yang telah Allah Subahanahu Wa Ta’ala turunkan kepada para Rasul-Nya. Seorang muslim harus meyakini bahwa kitab-kitab yang diturunkan kepada para Rasul merupakan Kalamullah (firman Allah) yang dengannya para Rasul menyampaikan ajaran (syariat) dan agama-Nya.

Diantara kitab-kitab suci yang paling agung itu ada empat, yaitu Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa Alaihissalam, Zabur yang diturunkan kepada Nabi Dawud Alaihissalam, Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa Alaihissalam dan Al Qur’an yag diturunkan kepada Nabi Muhammad . Ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala menurunkan kitab-kitab suci selain Al Qur’an, Allah tidak menjamin untuk menjaganya, sehingga kitab-kitab tersebut akhirnya harus dihapuskan dengan kitab penghulu kebenaran Al Qur’an. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

[su_quote]“Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al Qur’an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya.” (QS. Al Maidah : 48)[/su_quote]

4 Poin Mengenai Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah :

Pertama, Seorang muslim beriman bahwa Allah telah menurunkan kitab suci kepada para utusan-Nya dan semua datang dari Allah. Seorang muslim tidak mengimani keaslian kitab suci selain Al Qur’an yang ada sekarang, karena sebagian dari isi kitab tersebut telah diubah.

Baca Juga : Beriman Kepada Malaikat

Kedua, Seorang muslim beriman akan kebenaran berita-berita dalam kitab-kitab tersebut, seperti kebenaran kandungan dalam Al Qur’an, sebelum dirubah. Sementara itu, seorang muslim wajib beriman pada keseluruhan isi berita dalam Al Qur’an, tidak mengingkari satu ayat atau satu huruf sekalipun, tidak menambah atau berani menguranginya karena ia bisa terjatuh pada kekafiran.

Ketiga, Seorang muslim beriman bahwa hukum-hukum didalam kitab-kitab suci selain Al Qur’an, yang belum diubah, yang tidak bertentangan dengan syariat Islam merupakan bagian dari syariat Islam pula.

Keempat, Seorang muslim beriman dengan kitab-kitab yang diketahui namanya, seperti Turat, Zabur, Injil, Shuhuf Ibrahim dan tentunya Al Qur’an.

Al Qur’anul Karim, memiliki keutamaan dibandingkan dengan kitab-kitab suci lainnya, karena ia merupakan mukjizat besar dan kekal yang diturunkan kepada baginda Nabi Muhammad . Al Qur’anul Karim juga merupakan kitab terakhir dan tidak ada pengganti setelahnya, yang dijaga oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari berbagai penyelewengan, pergantian, penambahan atau pengurangan apapun hingga hari kiamat. Allah berfirman :

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr : 9)

Wallahu ‘Alam Bishawab.

Referensi :

  • Minhajul Muslim, Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jaza’iri (Darul Haq : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *