Beriman Kepada Nabi Muhammad
DASAR ISLAM, KEIMANAN

Apakah Anda Yakin Telah Beriman Kepada Nabi Muhammad?

Alomuslim.com – Bagi anda yang yang telah berikrar bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah, berarti anda telah menyatakan beriman kepada beliau. Tetapi, apakah anda jujur telah mengimani ikrar tersebut? Apakah anda benar-benar telah meyakini bahwa beliau adalah teladan bagi anda dalam segala urusan? Apakah anda yakin mencintai beliau dengan sebenar-benarnya?

Mari kita perhatikan, ketika anda telah mengikrarkan diri bahwa Nabi Muhammad adalah benar-benar hamba dan utusan Allah yang diutus untuk seluruh umat manusia, menyakini tidak ada Nabi yang diutus setelah beliau, meyakini bahwa seluruh risalah yang telah beliau sampaikan dan ajarkan adalah kebenaran dan kebaikan,

serta meyakini bahwa beliau adalah teladan yang paling baik dan menjadikan beliau sebagai orang yang paling anda cintai melebihi anak, orang tua, seluruh manusia bahkan diri anda sendiri, maka itu berarti anda telah beriman dengan benar kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

Tetapi, apabila anda telah menyatakan beriman dan seringkali mengucapkan dengan lantang melalui lisan anda kalau anda adalah orang yang mencintai Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, sementara itu anda meninggalkan sunnah-sunnahnya bahkan mengingkari sebagiannya, mengambil petunjuk selain yang telah beliau sampaikan, terkadang berdusta atas nama beliau dengan menyebarkan berita dan hadits palsu, maka apakah yang demikian pantas untuk dikatakan beriman kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam ?

Kita ambil contoh, dalam perkara shalat lima waktu berjamaah di masjid bagi laki-laki. Ini merupakan perintah Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang sangat ditekankan kepada umatnya, bahkan dalam satu hadits disebutkan kalau beliau hendak membakar rumah-rumah milik orang yang meninggalkan shalat berjamaah.

Tapi sebagian besar laki-laki kaum muslimin malah menyepelekan sunnah ini, mereka mengabaikan panggilan adzan bahkan menunda-nunda shalat hingga mendekati waktu shalat berikutnya dengan berbagai alasan. Bukankah yang seperti ini merupakan perbuatan meninggalkan sunnah beliau?

Kemudian, contoh lagi dalam masalah berhijab bagi wanita muslimah. Nabi shallallahu alaihi wa sallam telah memerintahkan kepada para wanita muslimah, untuk menutupi seluruh auratnya dengan hijab yang longgar, hingga tidak memperlihatkan lekuk tubuhnya serta tidak menghiasi wajahnya dan memakai wangi-wangian ketika keluar dari rumah, karena akan mengundang syahwat laki-laki yang memandangnya.

Tetapi apa yang kemudian dikatakan oleh para wanita muslimah? Mereka mengatakan kalau dirinya belum siap untuk berhijab yang sesuai syariat karena hatinya belum bersih. Mereka tidak bisa meninggalkan berhias karena takut dibilang tidak cantik atau tidak menarik. Bukankah perbuatan yang seperti ini termasuk mengingkari sunnah beliau?

Dan banyak contoh lain yang seperti itu, termasuk juga dalam urusan ibadah yang dikerjakan oleh sebagian kaum muslimin tetapi tidak sesuai atau menyalahi sunnah beliau. Lalu kalau sudah demikian, masih pantaskah kita mengaku beriman kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam ? Apa yang bisa kita harapkan dari keimanan kita yang ternyata penuh dusta dan kepalsuan? Masihkan pantas kita berharap balasan surga atas apa yang kita perbuat?

Inilah jawaban Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, perhatikanlah. Beliau bersabda :

“Barangsiapa yang taat kepadaku berarti ia taat kepada Allah, dan barang siapa yang durhaka kepadaku, maka berarti ia telah durhaka kepada Allah.” (HR. Bukhari no. 2957)

Dalam riwayat lain, beliau bersabda :

“Tiap-tiap kalian akan masuk surga, kecuali orang yang enggan.” Para Sahabat bertanya, ‘Siapa yang enggan, ya Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Barangsiapa yang mematuhiku niscaya masuk surga, dan barangsiapa yang mendurhakaiku maka dia telah enggan’.” (HR. Bukhari no. 7280)

Apakah anda mematuhi beliau? Allahu yahdik. 

Referensi : Minhajul Muslim, Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri (Darul Haq : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *