Bersikap Lembut Dan Bercanda Dengan Keluarga
DASAR ISLAM, KELUARGA

Bersikap Lembut Dan Bercanda Dengan Keluarga

Alomuslim.com – Bersikap lembut kepada istri dan anak-anak merupakan salah satu faktor yang bisa menebarkan iklim kebahagiaan dan eratnya hubungan baik di tengah keluarga. Karena itu Rasulullah shallallahu alaihi was sallam pernah menasehati sahabat, yakni Jabir radhiallahu anhu agar menikahi wanita yang masih perawan sehingga bisa diajak untuk bercanda.

Beliau mengatakan,

“Kenapa (tidak engaku pilih) perawan (sehingga) engkau bisa mencandainya dan dia mencandaimu, dan engkau (bisa) membuatnya tertawa dan dia membuatmu tertawa?” (HR. Bukhari)

Bahkan Rasulullah menyebutkan bercandanya suami dengan istrinya bukanlah merupakan perbuatan yang sia-sia, beliau bersabda :

“Segala sesuatu yang didalamnya tidak ada dzikrullah maka itu adalah perbuatan sia-sia dan main-main belaka, keucali empat perkara : cumbu rayu seorang laki-laki terhadap istrinya…’ (HR. an-Nasa’i no. 4534)

Adapun canda Rasulullah shallallahu alaihi was sallam kepada anak-anak kecil, sangatlah banyak untuk disebutkan. Beliau sangat sering mencandai Hasan dan Husein cucu kesayangannya. Bahkan beliau seringkali dihampiri oleh anak-anak di kota Madinah setiap kali pulang dari bepergian dan beliau tidak canggung untuk mendekap mereka.

Seperti diceritakan oleh Abdullah bin Ja’far,

“Apabila Nabi shallallahu alaihi was sallam dari bepergian, beliau menghambur kepada kami, menghambur kepada saya, kepada Hasan dan Husein.” Ia berkata, ‘Nabi shallallahu alaihi was sallam membawa salah seorang dari kami di antara kedua tangannya, dan yang lain di belakangnya sehingga kami masuk kota Madinah’.” (HR. Muslim 4/1885, 2772) 

Terkadang Rasulullah shallallahu alaihi was sallam juga seringkali mencium cucunya, Hasan dan Husein. Sebagaimana diceritakan dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, ia berkata :

“Rasulullah shallallahu alaihi was sallam mencium Hasan bin Ali sedang disisi beliau terdapat al-Aqra’ bin Habis at-Tamimi sedang duduk. Maka al-Aqra’ berkata, ‘Saya memiliki sepuluh anak, saya tidak pernah mencium seorangpun dari mereka.’ Maka Rasulullah shallallahu alaihi was sallam melihat kepadanya, kemudian bersabda, ‘Barangsiapa tidak mengasihi, niscaya dia tidak dikasihi’.” (HR. Bukhari)

Bandingkanlah antara hal yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu alaihi was sallam  dengan keadaan sebagian rumah tangga umat Islam saat ini yang gersang, tak ada canda, tak ada tawa, kelembutan juga kasih sayang. Sungguh sebaik-baik contoh adalah Rasulullah shallallahu alaihi was sallam.

Referensi : 40 Nasihat Memperbaiki Rumah Tangga, Syaikh Dr. Muhammaad bin Shalih al-Munajjid (Darul Haq : 2014)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *