Mengkonsumsi Sesuatu Yang Diharamkan
DASAR ISLAM, MAKANAN

Bolehnya Mengkonsumsi Sesuatu Yang Diharamkan

Alomuslim.com – Para ulama dan kaum muslimin telah bersepakat mengenai dibolehkannya mengkonsumsi segala sesuatu yang diharamkan ketika dalam kondisi darurat. Dalil dari pendapat ini adalah beberapa firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang salah satu diantaranya :

“Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Baqarah : 173)

Adapun makna dan batasan darurat yang membolehkan seorang muslim memakan sesuatu yang haram sebagaimana terkandung dalam Al Qur’an adalah ketika muncul rasa takut atau kekhawatiran akan kematian jika tidak memakannya. Bahkan menurut mayoritas ulama wajib mengkonsumsinya ketika seseorang berada diambang kematian dan tidak mendapati makanan lain. Dan jika orang itu menolak memakannya sehingga ia mati karenanya, maka hukumnya sama dengan bunuh diri.

Adapun beberapa syarat lainnya yang menyebabkan seseorang dibolehkan mengkonsumsi sesuatu yang diharamkan, yakni :

  1. Tidak menemukan makanan halal, meskipun hanya sesuap. Jika ditemukan, maka wajib didahulukan, tetapi jika makanan halal itu tidak mencukupi maka boleh mengkonsumsi yang haram.
  2. Tidak benar-benar dalam kondisi kritis yang mendekati kematian, dimana jika ia mengkonsumsi makananpun hal itu sudah tidak berguna lagi baginya.
  3. Peringatan, tidak boleh melewati batas yang sekiranya sudah bisa digunakan untuk menghindari kematian atau menolak kerusakan.
  4. Sesuatu yang yang diharamkan karena bisa membunuh nyawa orang, tidak boleh dikonsumsi meskipun dalam keadaan terpaksa. Sebab melakukan hal tersebut sama dengan mempercepat kematian dan bunuh diri.

Wallahu a’lam bishawab.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *