Cara Shalat Orang Yang Sakit
DASAR ISLAM, SHALAT

Cara Shalat Orang Yang Sakit

Alomuslim.com – Berdiri adalah salah satu diantara beberapa rukun shalat, yang merupakan syarat dalam menjaga kesempurnaan shalat seseorang. Lalu bagaimana dengan orang yang sakit dan tidak mampu berdiri, apakah ia tetap harus mengerjakan shalat dalam keadaan berdiri?

Rasulullah shallallahu alaihi was sallam di saat-saat akhir hayatnya, ketika sedang sakit parah, pernah shalat mengimami dan juga menjadi makmum di belakang Abu Bakar dalam keadaan duduk. Beliau juga pernah memerintahkan salah seorang sahabat yang mengidap penyakit bawasir (wasir), untuk shalat sambil duduk kalau tidak mampu berdiri.

Hal tersebut menjadi dalil dibolehkannya orang yang sakit untuk shalat sambil duduk. Tetapi tidak semua penyakit dapat menjadi sebab seseorang mengerjakan shalat sambil duduk. Apalagi sampai menjadikan sakitnya sebagai alasan untuk menutupi kemalasan shalat sambil berdiri.

Kapan Dibolehkan Shalat Dalam Keadaan Duduk?

Menurut pendapat para ulama, seseorang dibolehkan shalat sambil duduk ketika merasa kesulitan dan sangat kepayahan mengerjakan shalat sambil berdiri atau karena khawatir penyakit yang dideritanya bertambah parah. Atau kalau memang duduk tidak sanggup ia lakukan, ia bisa shalat sambil berbaring hanya dengan memberi isyarat.

Pernah sekali waktu Rasulullah shallallahu alaihi was sallam menjenguk seorang sahabat yang tengah sakit. Beliau melihatnya mengerjakan shalat diatas bantal, maka beliau mengambil bantal tersebut dan menjauhkannya. Lantas sahabat tersebut mengambil kayu sebagai pengganti maka Nabi shallallahu alaihi was sallam mengambil dan membuangnya. Setelah itu beliau bersabda ;

“Shalatlah diatas tanah jika engkau sanggup melakukannya. Jika tidak sanggup, engkau cukup memberi isyarat, dan hendaklah sujud lebih engkau rendahkan dari ruku.” (shahih. Al-Baihaqi 2/360)

Sesungguhnya Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Wallahu Ta’ala a’lam.

Referensi : Sifat Shalat Nabi shallallahu alaihi was sallam Jilid 1, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani (Griya Ilmu : 2016)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *