Cerita Setelah Diterimanya Wahyu Pertama
KISAH NABI DAN RASUL, SIRAH NABAWIYAH

Cerita Setelah Diterimanya Wahyu Pertama

Alomuslim.com – Setelah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menerima wahyu pertama, yang disampaikan oleh malaikat Jibril melalui mimpinya, kemudian beliau terbangun dan menatap ke arah luar Gua Hira’. Beliau mendapati sosok laki-laki yang membentangkan kedua sayapnya hingga hingga menutupi arah timur dan barat.

Kemudian sosok tersebut berkata, ‘Wahai Muhammad, engkau adalah utusan Allah sedangkan aku adalah Jibril.’ Rasulullah hanya bisa melihatnya dari tempat beliau berdiri sambil terpana bagaikan patung. Hingga akhirnya malaikat Jibril menghilang dari pandangan beliau.

Ibunda Khadijah radhiallahu anha, yang merasa panik dengan menghilangnya Rasulullah, mengirim utusan mencari ke seluruh bagian kota Mekkah, namun tidak berhasil menemukan beliau. Kemudian Rasulullah pulang dalam keadaan gemetar dan ketakutan. Beliau langsung berbaring dan bersandar kepada ibunda Khadijah, yang berusaha menenangkan dan menghilangkan rasa takutnya.

Rasulullah menceritakan kejadian yang baru dialaminya itu, ibunda Khadijah memang merupakan sosok wanita paling mulia, ia membenarkan semua cerita itu dan mengatakan, ‘Suamiku, bergembiralah, dan kokohlah. Demi Dzat yang jiwa Khadijah berada di tangan-Nya, ku harap engkau diangkat menjadi Nabi untuk ummat ini.’

Ibunda Khadijah kemudian pergi bertemu sepupunya, Waraqah bin Naufal bin Asad, yang merupakan seorang penganut agama Nashrani, yang banyak mengkaji kitab Yahudi dan Nashrani. Ibunda Khadijah, menceritakan peristiwa yang terjadi pada Rasulullah di Gua Hira’ kepada Waraqah.

Waraqah-pun membenarkan semua cerita tersebut. Dia meyakini bahwa sosok yang dilihat oleh Rasulullah di Gua Hira’ adalah malaikat Jibril (Namus), seperti yang dahulu pernah datang kepada Nabi Musa. Dan ketika Waraqah bertemu dengan Rasulullah, dia meyakinkan Rasulullah bahwa yang dilihatnya adalah Malaikat Jibril seperti yang pernah datang kepada Nabi Musa.

Kemudian Waraqah menceritakan, bahwa suatu saat karena peristiwa ini, Rasulullah pasti akan didustakan, disakiti, diusir dan diperangi. Sungguh Waraqah merupakan orang yang mengetahui tentang sejarah kisah kerasulan bangsa Yahudi, oleh karenanya ia memperingati Rasulullah tentang kejadian yang akan menimpa beliau karena telah menerima wahyu sebagai seorang utusan Allah.

Referensi :Sirah Nabawiyah Ibnu Ishaq, Ibnu Hisyam (Akbar Media : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *