Berakhirnya Masa Kekhalifahan Dinasti Bani Umayyah

Dinasti Bani Umayyah

Alomuslim.com Dinasti Bani Umayyah merupakan dinasti pertama yang memimpin kaum muslimin setelah masa khulafaur rasyidin. Dinasti Bani Umayyah adalah yang pertama kali merubah kekhalifahan Islam dengan menerapkan sistem monarki. Dalam sejarah peradaban Islam terdapat tiga dinasti besar yang pernah berkuasa dan memimpin kaum muslimin, yakni Bani Umayyah, Bani Abbasiyah dan Bani Utsmaniyah. Namun Bani Umayyah merupakan dinasti yang paling singkat berkuasa, yakni hanya selama 90 tahun, sementara Bani Abbasiyah berkuasa selama 3 abad dan Bani Utsmaniyah yang terlama, yakni hampir selama 7 abad.

Dinasti Bani Umayyah mulai berdiri semenjak Muawiyyah bin Abu Sufyan menerima kepemimpinan kaum muslimin dari al-Hasan bin Ali radhiyallahu anhumma pada tahun 41 Hijriyah. Selama kekuasaannya, Dinasti Bani Umayyah, tercatat kurang lebih sebanyak 12 orang yang pernah menduduki singgasana khalifah yang diwariskan secara turun temurun atau direbut dengan paksa oleh putra mahkota yang lain.

Diantara para khalifah yang berkuasa ada beberapa orang khalifah yang sangat buruk dalam kepemimpinannya bahkan tidak layak dikenal sebagai khalifah Islam, salah satu yang paling buruk adalah Yazid putra Muawiyyah, sang putra mahkota yang pertama dari Bani Umayyah. Dia dikenal sebagai seorang diktator, senang membunuh siapapun yang dianggap menentang kekuasaannya meskipun itu adalah para sahabat Rasulullah. Pada masanyalah terjadi pembantaian terhadap cucu Rasulullah, al-Husein dan para ahlul bait di padang Karbala serta dialah orang yang memerintahkan pasukannya untuk menyerang dan merusak kesucian kota Madinah dan Mekah.

Tetapi ada juga diantara khalifah Dinasti Bani Umayyah yang kepemimpinannya selalu dikenang oleh kaum muslimin dan bahkan dianggap yang terbaik setelah para khulafaur rasyidin, seperti Umar bin Abdul Aziz rahimahullahu, sang cucu Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu. Umar bin Abdul Aziz merupakan sosok pemimpin yang sangat dicintai oleh rakyatnya dan seluruh kaum muslimin.

Kekuasaan Dinasti Bani Umayyah berakhir pada tahun 132 Hijriyah setelah sang khalifah, Marwan Al-Himar, tidak mampu menahan pemberontakan-pemberontakan yang terjadi dari berbagai arah. Marwan dikalahkan dan terbunuh setelah terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh Bani Abbas yang dipimpin Abdullah bin Ali. Dan kekalahan inilah yang menyebabkan keruntuhan Dinasti Bani Umayyah dan menjadi awal berdirinya Dinasti Bani Abbasiyah. Tetapi diakhir masa kekuasaannya, sebagian diantara Bani Umayyah berhasil menyelamatkan diri dan membangun kerajaannya di Eropa, tepatnya di wilayah Andalusia yang waktu itu telah menjadi bagian dari kekuasaan Islam.

Wallahu a’lam. 

Referensi : Tarikh Khulafa, Imam As-Suyuthi (Pustaka Al Kautsar : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *