Beberapa Versi Doa Berbuka Puasa

doa berbuka puasa

Beberapa Versi Doa Berbuka Puasa – Beberapa di antara kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah berbuka puasa. Ya, betul. Berbuka puasa artinya kita sedang membatalkan puasa yang telah kita jalani selama berpuasa. Ini disebabkan karena dalam berpuasa kita dilarang untuk makan dan minum, kita dilarang untuk berhubungan badan, dan beberapa hal lain yang membatalkan puasa.

Dalam berbuka puasa terdapat kesunahan untuk membaca doa-doa tertentu. Tujuannya tidak lain agar puasa kita mendapat berkah dan agar puasa kita diterima. Berikut akan kami sajikan beberapa versi doa berbuka puasa berdasarkan beberapa riwayat hadis yang ada dalam kitab-kitab hadis.

1. Riwayat Ibnu Umar

قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا أَفْطَرَ قَالَ « ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ »

Ibn ‘Umar pernah mengatakan, Rasulullah Saw jika berbuka beliau berdoa: “Telah hilang dahaga, telah basah kerongkongan, dan ishaallah pahala akan diterima.”

Riwayat Ibn ‘Umar ini dapat ditemukan di dalam beberapa kitab hadis seperti Sunan Abu Dawud, Musnad al-Bazzar, al-Sunan al-Kubra karya Imam al-Nasa’i, al-Sunan al-Kubra karya al-Baihaqi, Mustadrak karya Hakim, dan beberapa kitab hadis lainnya. Kualitas hadisnya pun dianggap hasan oleh beberapa kalangan.

2. Riwayat Mu’adz bin Zuhrah

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ « اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ»

Dari Mu’adz bin Zuhrah, telah sampai kepadanya bahwa Nabi Saw ketika berbuka puasa berdoa: “Ya Allah untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezekimu aku berbuka.”

Riwayat ini dapat dijumpai juga dalam beberapa tempat, seperti dalam Sunana Abi Dawud, al-Mu’jam al-Ausath, al-Sunan al-Sughra, Syu’ab al-Iman dan beberapa kitab hadis lainnya.

Dalam beberapa keterangan al-Albani menganggap hadis kedua ini dhaif, namun ‘Abdul Muhsin al-‘Abbad dalam menjelaskan atau mensyarah kitab Abu Dawud berpendapat bahwa mengamalkan hadis ini tidak ada masalah ketika tujuannya adalah berdoa meminta kepada Allah Swt.

Demikian beberapa informasi tentang doa yang bersumber dari Nabi Muhammad Saw. Semoga di bulan suci Ramadhan atau di momen-momen puasa lainnya Allah senantiasa menerima amalan puasa kita. Amin ya Rabbal ‘Alamin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *