doa berlindung dari wabah dan musibah
DASAR ISLAM, DOA DAN DZIKIR

Doa Berlindung Dari Wabah Dan Musibah

Beberapa doa ini bisa di baca ketika wabah sedang melanda atau juga ketika sedang terjadi musibah untuk melindungi diri kita.

Dunia saat ini sedang mengalami kepanikan global. Demikian juga dengan sebagian besar wilayah di negara kita mulai dilanda kepanikan disebabkan oleh wabah virus corona. Masifnya penyebaran virus corona dari satu lokasi ke lokasi lainnya, sehingga menyebabkan situasi saat ini di dunia ditetapkan sebagai pandemi global oleh organisasi kesehatan dunia, WHO.

Pentepan sebagai pandemi global merupakan hal yang sangat wajar melihat dampak yang disebabkan oleh wabah virus corona ini begitu luar biasa. Bahkan dampak besar akibat wabah ini adalah dapat menghancurkan ekonomi sebuah negara.

Sekilas Tentang Corona

coronavirus

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019.Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan.

Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) hingga kematian.

Apa Itu Pandemi Global?

pandemic global

Pandemi global adalah epidemi penyakit yang telah menyebar ke seluruh wilayah besar, misalnya beberapa benua , atau bahkan di seluruh dunia. Namun penyakit endemik yang meluas dengan jumlah orang yang terinfeksi yang stabil bukanlah pandemi.

Penetapan pandemi biasanya ketika endemik penyakit yang terjadi pada skala yang besar dan sangat cepat melintasi batas internasional, biasanya mempengaruhi sejumlah besar orang. Dunia pernah beberapa kali mengalami situasi pandemic, seperti peristiwa The Black Death yang melanda Eropa pada abad 14. Peristiwa The Black Death diperkirakan menewaskan hingga 75 juta manusia.

Islam dan Wabah

Pada masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga pernah terjadi sebuah wabah, yakni wabah penyakit kusta yang banyak menyebabkan kematian. Kemudian beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memerintahkan kepada semua umat Islam agar tidak meninggalkan atau masuk ke tempat wabah tersebut.

Dalam sebuah hadits dari Abdurrahman bin Auf disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Apabila kamu mendengar wabah berjangkit di suatu negeri, maka janganlah kamu datangi negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, janganlah kamu keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri darinya” (HR. Muslim)

Selain itu beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga telah mengajarkan doa ketika sedang ada wabah di tengah kaum muslimin dan juga ketika terjadi musibah. Berikut ini beberapa doa berlindung dari wabah dan musibah :

Doa Meminta Perlindungan Dari Penyakit Berbahaya

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، وَالجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ

ALLOOHUMMA INNII ‘AUUDZU BIKA MINAL BAROSHI WAL JUNUUNI WAL JUDZAAMI WA SAYYI-IL ASQOOM.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit kulit, gila, lepra, dan dari penyakit yang jelek lainnya.” (HR. Abu Daud, no. 1554; Ahmad, 3: 192. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini sahih. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaliy dalam Bahjah An-Nazhirin juga menyatakan bahwa sanad hadits ini sahih).

Doa Ketika Melihat Orang Lain Terkena Musibah

Dari Ibnu ‘Umar, dari bapaknya ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ رَأَى صَاحِبَ بَلاَءٍ فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى عَافَانِى مِمَّا ابْتَلاَكَ بِهِ وَفَضَّلَنِى عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً إِلاَّ عُوفِىَ مِنْ ذَلِكَ الْبَلاَءِ كَائِنًا مَا كَانَ مَا عَاشَ

“Siapa saja yang melihat yang lain tertimpa musibah, lalu ia mengucapkan,

‘ALHAMDULILLAHILLADZI ‘AAFAANI MIMMAB TALAAKA BIHI, WA FADDHALANII ‘ALA KATSIIRIM MIMMAN KHALAQA TAFDHILAA’

“Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dari musibah yang menimpamu dan benar-benar memuliakanku dari makhluk lainnya.

Kalau kalimat itu diucapkan, maka ia akan diselamatkan dari musibah tersebut, musibah apa pun itu semasa ia hidup.”

(HR. Tirmidzi, no. 3431; Ibnu Majah, no. 3892. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini dha’if dan penguatnya, syawahidnya juga dha’if. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Doa ini diucapkan agar orang yang membacanya tidak tertimpa musibah seperti orang yang dilihatnya, namun jangan membacanya di depan orang yang sedang tertimpa musibah tersebut. Sebab dalam riwayat lain disebutkan,

وَقَدْ رُوِىَ عَنْ أَبِى جَعْفَرٍ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِىٍّ أَنَّهُ قَالَ إِذَا رَأَى صَاحِبَ بَلاَءٍ فَتَعَوَّذَ مِنْهُ يَقُولُ ذَلِكَ فِى نَفْسِهِ وَلاَ يُسْمِعُ صَاحِبَ الْبَلاَءِ.

Diriwayatkan dari Abu Ja’far bin ‘Ali bahwa ia berkata, “Jika ada yang melihat yang lainnya tertimpa musibah, maka memintalah perlindungan (pada Allah) darinya. Hendaklah ia mengucapkan bacaan tadi, namun jangan sampai didengar oleh orang yang tertimpa musibah.”

Dzikir Berlindung Dari Segala Bahaya

Dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُولُ فِي صَبَاحِ كُلِّ يَوْمٍ وَمَسَاءِ كُلِّ لَيْلَةٍ : بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ العَلِيمُ ، ثَلاثَ مَرَّاتٍ ، إِلاَّ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ

“Tidaklah seorang hamba mengucapkan setiap pagi dari setiap harinya dan setiap petang dari setiap malamnya kalimat: BISMILLAHILLADZI LAA YADHURRU MA’ASMIHI SYAI-UN FIL ARDHI WA LAA FIS SAMAA’ WA HUWAS SAMII’UL ‘ALIIM (dengan nama Allah Yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi dan tidak juga di langit, dan Dialah Yang Maha Mendegar lagi Maha Mengetahui) sebanyak tiga kali, maka tidak aka nada apa pun yang membahayakannya.” (HR. Abu Daud, no. 5088; Tirmidzi, no. 3388; Ibnu Majah, no. 3388. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Dzikir ini dibaca setiap pagi setelah shalat Subuh dan sore hari setelah shalat Ashr hingga waktu menjelang Maghrib.

Demikianlah beberapa doa dan dzikir yang telah diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam untuk melindungi diri kita dari berbagai penyakit, baik ketika terjadi wabah maupun tidak. Atau bisa juga berdoa dengan doa-doa umum yang ada di Al Qur’an maupun yang dipahami dengan Bahasa Indonesia.

Maka sebagai seorang muslim, tidak selayaknya kita panik menghadapi situasi wabah, sebab Allah dan Rasulu-Nya telah memberikan pedoman untuk menghadapinya. Jadi tetap tenang dan bersabar ketika terjadi wabah.

Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua. Wallahu ta’ala a’lam.

Referensi :

  • dr. Merry Dame Cristy Pane, https://www.alodokter.com/virus-corona
  • Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc, https://rumaysho.com/23503-yang-lebih-bahaya-dari-corona.html
  • Wikipedia.com

 


 

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *