Do’a Ibunda Imam Bukhari – Alomuslim

Do’a Ibunda Imam Bukhari

Do’a Ibunda Imam Bukhari – Imam Bukhari adalah seorang perawi hadist yang derajat hadist hadistnya sangat tinggi sahih aau benar. Sebagian Ulama menyebutya Amirul Mu’minin Fii Hadist yang artinya pemimpin kaum mukminin dalam ilmu hadist.

Imam Bukhari dilahirkan pada tanggal 13 Syawal 194 H di Bukhara, Uzbekistan, Asia tengah. Bukhara adalah sebuah kota tua yang dikenal sebagai tempat wisata yang sangat indah. Ayahnya Imam Bukhari adalah seorang yang sangat wa’ra, ayahnya adalah murid dari Imam Malik bin Anas, suatu hari dia pernah berwasiat pada istrinya bahwa tidak ada satu dinar pun dari harta miliknya yang haram maupun subhat sehingga Insya Allah anak anaknya akan dengan mudah dididik kearah yang benar

Ketika Kecil Imam Bukhari kehilangan penglihatan, ibundanya sangat sedihmelihat kondisi anaknya apalagi saat itu ayah nya telah meninggal dunia, namun sang ibunda tetap bersemangat dan tawakal walaupun ia membesarkan Bukhari kecil seorang diri.

Setiap malam ibunya bermunajat kepada Allah SWT untuk kesembuhan anaknya karena ia percaya Allah SWT akan memberi kesembuhan kepada anaknya. hingga suatu malam ibunda Bukhari bermimpi didatangi nabi Ibrahim dan memberikan pesan bahwa Allah SWT telah mengembalikan penglihatan putranya karena seringnya ia berdoa.

Ketika bangun Ibunda Bukhari langsung sujud syuku dan meyakini mimpinya, dan terbukti pagi harinya Bukhari kecil dapat melihat. Allah telah membuktikan kebesaranNya.

Ibunda Imam Bukhari sangat mengutamakan pendidikan walaupun mereka hidup dalam keadaan kekurangan, sejak kecil Bukhari sudah menghafal Al Quran, Ia juga pandai membaca dan menulis

Imam Bukhari sudah menonjol sejak kecil karena memiliki daya hafal yang sangat kuat dan ia memiliki semangat belajar yang sangat tinggi, pada umur 10 tahun Bukhari sudah menghafal hadist di madrasah anak anak dan ia mengunjungi banyak kota untuk mempelajari Ilmu Hadist, ia menjelaskan “Saya telah mengunjungi Syam, Mesir, dan Jazirah masing masing dua kali, saya pernah ke Basrah empat kali dan menetap di Hijaz selama enam tahun dan tidak dapat dihitung berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui Ulama ulama Ahli hadist”

Imam Bukhari telah menuliskan 9082 hadist selama masa hidupnya, Karyanya yang paling terkenal adalah Shahih Bukhari yang sampai saat ini masih menjadi rujukan dalam mempelajari ilmu hadist.

Imam Bukhari meninggal tepat pada malam Idul Fitri 256H setelah sakit beberapa hari dalam kunjungannya ke sebuah desa bernama Khartand. Beliau meninggal di usia 62 tahun. Namun Ilmu yang ditinggalkannya amat berguna bagi umat islam hingga saat ini.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *