Bagaimana Abu Bakar Mendapatkan Gelar Ash-Shiddiq? – Alomuslim

Bagaimana Abu Bakar Mendapatkan Gelar Ash-Shiddiq?

Gelar Ash-Shiddiq

Alomuslim.com – Ash-Shiddiq merupakan sebutan atau gelar untuk seseorang yang jujur dalam perkataan, perbuatan, keadaan, membenarkan semua perintah Allah, sehingga ilmu yang dimiliki meresap dan berpengaruh ke dalam hati, ilmunyapun memberikan rasa yakin yang besar dan menghasilkan amalan shalih yang sempurna.

Tidak sembarang orang layak menyandang gelar Ash-Shiddiq dibelakang namanya mengaku-aku dirinya memiliki gelar tersebut atas dirinya. Gelar Ash-Shiddiq merupakan pujian, yang banyak disebutkan sebagai salah satu sifat yang dimiliki oleh para Rasul. Dalam sejarah Islam, hanya ada satu orang dari pengikut Nabi Muhammad shallallahu alaihi was sallam yang namanya disandingkan dengan gelar Ash-Shiddiq ini, ia adalah Abu Bakar radhiallahu anhu.

Abu Bakar radhiallahu anhu bukanlah nama sebenarnya dari sahabat Nabi yang paling mulia ini, tetapi bernama Abdullah bin Utsman. Ada juga sebagian masyarakat Arab yang memanggilnya Atiq, yang menurut satu riwayat Abu Bakar dipanggil demikian karena keelokan wajahnya. Nama Atiq ini lebih dikenal di antara kaumnya dari pada nama Abdullah.

Gelar Ash-Shiddiq ini disandarkan kepada Abu Bakar karena ia begitu cepat mengimani serta membenarkan Rasulullah shallallahu alaihi was sallam dalam setiap perkataan dan perbuatannya. Bahkan ketika ditawarkan Islam kepadanya, Abu Bakar tanpa ragu atau berpikir panjang untuk menerimanya secara spontan. Padahal ketika itu banyak sahabat yang awalnya ragu-ragu dan penuh pertimbangan untuk menerima Islam.

Dan dari peristiwa yang paling puncak yang menyebabkan Abu Bakar sangat pantas untuk mendapatkan gelar Ash-Shiddiq adalah ketika membenarkan apa yang Rasulullah lakukan pada malam peristiwa Isra’. Ketika itu Rasulullah tengah diolok-olok oleh Abu Jahal dan orang-orang Quraisy, setelah menceritakan kepada mereka mengenai kejadian malam Isra’ tersebut.

Bahkan sebagian para sahabat yang hadir menyaksikan hal itu juga sempat goyah keimanan mereka, seakan tidak mempercayai cerita perjalanan dari Mekah ke Baitul Maqdis (palestina) hanya di tempuh satu malam, pergi dan pulangnya. Padahal perjalanan itu seharusnya ditempuh hampir selama sebulan dengan mengendarai unta. Sehingga sampailah berita tersebut kepada Abu Bakar, yang kemudian mendatangi Rasulullah dan orang-orang Quraisy yang sedang berkumpul.

Maka Abu Bakar dengan sangat lantang berkata kepada mereka semua, ‘Jika demikian, maka benarlah apa yang dia katakan, bahkan jika dia mengatakan yang lebih daripada itu, saya pasti akan membenarkan apa yang dia katakan tentang kabar langit.’ Karena peristiwa inilah kemudian malaikat Jibril dengan lisannya, atas perintah Allah, menamakan Abu Bakar dengan gelar Ash-Shiddiq.

Dan itulah kemuliaan Abu Bakar yang tidak akan mampu disaingin oleh siapapun umat muslim hingga hari kiamat. Ia mendapatkan gelar Ash-Shiddiq bukan dari lisan manusia biasa, tetapi dari Allah melalui malaikat Jibril yang kemudian disampaikan oleh Rasulullah shallallahu alaihi was sallam. 

Wallahu Ta’ala a’lam.

Referensi :

  • Tarikh Khulafa, Imam As-Suyuthi (Pustaka Al Kautsar : 2015)
  • Apa Itu Ash-Shiddiq?, Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *