4 Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Melamar Kekasih

hal yang harus dilakukan ketika melamar kekasih

4 Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Melamar Kekasih– Ketika seseorang hendak melamar perempuan, baik melamar untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Dikutip dari kitab al-Adzkar karya al-Imam al-Nawawi (w. 676 H), orang yang ingin melamar seorang perempuan dianjurkan untuk mengucapkan hal-hal berikut.

1. Memulai dengan memuji dan mengucapkan syukur kepada Allah SWT. Dalam beberapa riwayat disebutkan,

كُلُّ كَلاَمٍ لاَ يُبْدَأُ فِيهِ بِالْحَمْدُ لِلَّهِ فَهُوَ أَجْذَمُ.

Setiap ucapan yang tidak dimulai dengan memuji Allah (Alhamdulillah) maka akan terputus.” (HR. Abu Dawud)

كُلُّ أَمْرٍ ذِي بَالٍ لاَ يُبْدَأُ فِيهِ بِالْحَمْدِ ، أَقْطَعُ.

Setiap perkara yang tidak dimulai dengan memuji Allah (Alhamdulillah) maka akan terputus.” (HR. Ibn Majah)

Yang dimaksud dengan ajdzam atau aqtha’ (terputus) dalam dua hadis di atas adalah qalil al-barakah (sedikit berkahnya).

2. Selanjutnya adalah bershalawat kepada Rasulullah Saw. Di antara bacaan shalawat adalah seperti dalam riwayat Ka’b bin ‘Ujrah

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيد.  

Ya Allah limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” (HR. Bukhari)

3. Mengucapkan dua kalimat syahadat, “Asyhadu an laa ilaaha illa allah wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuulullah” (Sesungguhnya aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, satu-satunya Tuhan, yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah).

Dalam sebuah riwayat dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda.

كُلُّ خُطْبَةٍ لَيْسَ فِيهَا تَشَهُّدٌ ، فَهِيَ كَالْيَدِ الْجَذْمَاءِ.

Setiap khutbah yang di dalamnya tidak ada kalimat syahadat seperti tangan yang buntung atau terpotong.” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)

4. Yang terakhir adalah mengutarakan maksud dan tujuan lamaran. Dicontohkan dalam al-Adzkar sebagai berikut.

جِئْتُكُمْ رَاغِبًا فِي فَتَاتِكُمْ فُلَانَةٍ، أَوْ فِيْ كَرِيْمَتِكُمْ فُلَانَةْ بِنْتِ فُلَانٍ…

“Saya datang menghadap anda sekalian (bapak/hadirin- red) menginginkan putri anda sekalian fulan (diganti dengan nama aslinya-red), atau putri kehormatan anda sekalian fulanah binti fulan (disebutkan nama aslinya-red)…”

Baru kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan maksud secara lebih detail dan rinci.

Itu adalah beberapa langkah yang dianjurkan untuk disampaikan dalam melamar seorang perempuan. Langkah-langkah di atas tidak dimaksudkan melamar seorang perempuan seorang diri sebagaimana tradisi kekinian, namun sudah dalam tahap meminta kepada keluarga perempuan. Demikian beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melamar, semoga kita senantiasa mendapatkan rahmat dan hidayah Allah SWT. Amin.

Wallahu a’lam.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *