Hal Yang Perlu Dilakukan Terhadap Orang Yang Akan Meninggal

Hal Yang Perlu Dilakukan Terhadap Orang Yang Akan Meninggal

Hal Yang Perlu Dilakukan Terhadap Orang Yang Akan Meninggal – Kematian merupakan sebuah kepastian, tidak ada satupun makhluk bernyawa di muka bumi ini yang bisa lari darinya atau bahkan sekedar menundanya. Kematian akan datang menjemput dimanapun kita berada, meskipun dalam tempat persembunyian yang paling aman sekalipun.

Maka perbanyaklah amal shaleh sebagai bekal persiapan untuk menyambut datangnya kematian, yang bisa saja mendatangi kita dengan tiba-tiba. Sementara bagi Anda yang menyaksikan orangtua, keluarga atau saudaranya  sedang dalam sakratul maut, hendaknya melakukan beberapa hal berikut, yakni :

1. Mentalqin

Hal Yang Perlu Dilakukan Terhadap Orang Yang Akan Meninggal mentalqin

Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiallahu anhu, ia berkata, Rasulullah  bersabda :

“Talqinlah mayit kalian dengan kalimat, ‘Laa ilaaha ilallah’.” (HR. Muslim no. 916, Abu Dawud no. 3117, dan yang lainnya)

Jika seseorang melihat orangtua, istri, anak, keluarga atau saudaranya yang akan meninggal atau sedang menghadapi sakratul maut, hendaklah ia menuntunnya dengan membisikkan ke telinga orang tersebut supaya mengucapkan kalimat ‘Laa ilaaha ilallah’ , dengan tujuan kalimat itu menjadi akhir dari ucapannya sebelum ia menghadap Allah subhanahu wa ta’ala. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah  :

Baca Juga : Perbanyaklah Mengingat Kematian

“Barangsiapa yang akhir ucapannya adalah ‘Laa ilaaha ilallah’, maka ia masuk surga.” (HR. Abu Dawud no. 3100)

2. Mengahadapkan Wajahnya Ke Arah Kiblat

Menghadapkan wajah orang yang akan meninggal bisa dilakukan dengan dua cara :

Cara pertama, membaringkan tubuh dengan telentang dan menghadapkan kedua tumitnya ke arah kiblat, serta mengarahkan kepalanya sedikit ke kiblat.

Cara kedua, membaringkan dan memiringkan tubuh yang sebelah kanan dengan menghadap ke arah kiblat.

3. Memejamkan Kedua Matanya

Hal Yang Perlu Dilakukan Terhadap Orang Yang Akan Meninggal memejamkan mata

Ketika Rasulullah masuk ke rumah Abu Salamah, dimana saat itu kedua matanya telah terbelalak, maka beliau memejamkannya seraya bersabda :

“Sesungguhnya ruh ketika dicabut, niscaya mata akan mengikutinya….” (HR. Muslim no. 920, yang diringkas)

Jika ruhnya sudah dicabut, maka diwajibkan untuk memejamkan kedua matanya dan menutupinya dengan kain penutup serta tidak boleh mengucapkan perkataan selain perkataan yang baik. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah ﷺ :

“Jika menghadiri orang sakit atau orang yang meninggal dunia, maka katakanlah perkataan yang baik, karena para malaikat akan mengamini apa yang kamu katakan.” (HR. Muslim no. 919)

Wallahu Ta’ala ‘Alam.

Referensi :

  • Minhajul Muslim, Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza’iri (Darul Haq : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *