Harta Yang Wajib Dibayarkan Zakatnya

Harta Yang Wajib Dibayarkan Zakatnya – Mengingat zakat merupakan kewajiban yang diperintahkan Allah kepada setipa muslim yang memiliki harta yang telah mencapai nishab dengan syarat-syaratnya, maka kita perlu mengetahui harta apa saja yang wajib untuk dibayarkan zakatnya. Syaikh Abu Bakar Jabar al Jaza’iri, seorang ulama kontemporer dalam kitabnya Minhajul Muslim, beliau menjabarkan beberapa macam harta yang wajib dibayarkan zakatnya, yakni :

1. Dua Logam Mulia

harta yang wajib dibayarkan zakatnya logam

Dua logam muliayang dimaksud adalah emas dan perak. Termasuk yang wajib dizakati adalah barang-barang dagangan yang bisa dinilai dengan ukuran keduanya, barang-barang tambang dan harta terpendam (harta karun) yang sejenis dengan keduanya, serta uang yang senilai dengan keduanya.

Kewajiban zakat atas barang-barang tersebut berdasarkan firman Allah ﷻ :

وَٱلَّذِينَ يَكۡنِزُونَ ٱلذَّهَبَ وَٱلۡفِضَّةَ وَلَا يُنفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ فَبَشِّرۡهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٖ ٣٤

“Dan orang-orang yang meyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.” (QS. At Taubah : 34)

2. Binatang Ternak

harta yang wajib dibayarkan zakatnya binatang

Jenis binatang ternak yang wajib dizakati adalah unta, sapi dan kambing, berdasarkan firman Allah ﷻ :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَنفِقُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا كَسَبۡتُمۡ ٢٦٧

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usaha kalian yang baik-baik.” (QS. Al Baqarah : 267)

Dan sabda Rasulullah ﷺ mengenai jenis hewan yang wajib dizakati :

“Dan demi zat yang tidak ada tuhan yang berhak disembah melainkan Dia, tidaklah seseorang yang memiliki unta, sapi atau kambing, tetapi ia tidak mengeluarkan zakatnya, maka akan datang kepadanya pada hari kiamat hewan yang lebih besar dan lebih gemuk dari yang dimilikinya (di dunia) yang menginjak-injaknya dengan telapak kakinya dan menanduknya dengan tanduk-tanduknya, dan setiap kali hewan yang terakhir telah melewatinya, maka hewan pertama kembali lagi kepadanya (menginjak dan menanduknya) hingga keadilan ditegakkan di antara manusia.” (HR. Bukhari No. 1460)

3. Buah-buahan dan Biji-bijian

harta yang wajib dibayarkan zakatnya makanan

Biji-bijian adalah setiap barang simpanan yang dapat dimakan, dari jenis gandum, kacang tanah, kacang putih (arab), kacang pendek, adas, jagung, padi dan sejenisnya.

Adapun yang dimaksud dengan buah-buahan adalah kurma, zaitun dan kismis (anggur kering). Kewajiban zakat atas buah-buahan dan biji-bijian tersebut adalah berdasarkan firman Allah ﷻ :

 إِذَآ أَثۡمَرَ وَءَاتُواْ حَقَّهُۥ يَوۡمَ حَصَادِهِۦۖ ١٤١

“Dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya).” (QS. Al An’am : 141)

Sementara Rasulullah ﷺ melalui lisannya yang mulia juga menyebutkan :

“Tanaman yang diairi dengan air hujan dan mata air, atau tumbuh sendiri (menghisap air dengan akarnya sendiri), zakatnya adalah sepersepuluh (10%), sedangkan yang diairi dengan desiran (menggunakan binatang ternak atau alat), zakatnya adalah setengah dari sepersepuluh (5%).” (HR. Bukhari No. 1483)

Wallahu ‘alam

Referensi : Minhajul Muslim, Syaikh Abu Bakar Jabir al Jaza’iri (Darul Haq : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *