Harun Ar-Rasyid, Khalifah Agung Dari Negeri 1001 Malam

Harun Ar-Rasyid

Alomuslim.com – Dia bernama Ar-Rasyid Abu Ja’far bin Al-Mahdi bin Al-Manshur Abdullah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Al-Abbas. Ar-Rasyid dilahirkan pada tahun 148 Hijriyah, dan menjadi khalifah dengan pengangkatan ayahnya setelah kematian saudaranya, Al-Hadi, pada tanggal 16 Rabiul Awal tahun 170 Hijriyah.

Ar-Rasyid memiliki kulit putih dengan postur tubuhnya yang tinggi dan wajahnya yang rupawan serta murah senyum. Kata-katanya fasih dan memiliki wawasan yang luas. Pada masa dia menjadi khalifah, Ar-Rasyid selalu melakukan shalat sebanyak seratus rakaat setiap hari sampai ia meninggal. Dia tidak pernah meninggalkan kebiasaan tersebut kecuali dalam keadaan sakit. Dan ia juga dikenal sebagai orang yang senang bersedekah.

Ar-Rasyid sangat mencintai ilmu dan sangat senang kepada orang-orang yang berilmu. Ia senantiasa mengagungkan perintah dan menjauhi larangan Allah. Dia juga sangat tidak senang perdebatan dalam masalah agama dan tidak suka membicarakan sesuatu yang telah jelas nashnya dari Al Qur’an. Dia merupakan orang yang sangat sering menunaikan ibadah haji.

Dia dijuluki sebagai ‘Pangeran’ para khalifah dan ia merupakan seorang raja yang paling agung. Ar-Rasyid merupakan seorang khalifah yang sering memimpin langsung peperangan. Pada masa kekhalifahannya, dia berhasil mengalahkan beberapa kerjaan besar di Eropa, diantaranya Cyprus, Sicilia, Macedonia bahkan Romawi serta banyak wilayah lainnya.

Karena kebesarannya inilah, kemudian orang-orang Persia, orang barat dan juga sebagian orang Arab, merekayasa cerita dongeng mengenai khalifah Harun Ar-Rasyid. Cerita dongeng ini dibuat setelah Ar-Rasyid wafat. Mereka membuat berbagai kisah kehidupan sang khalifah dan mencampurkannya dengan beberapa kisah lain, yang ceritanya sangat dikenal hingga hari ini, yakni dongeng tentang kisah 1001 malam.

Mereka menyebarkan banyak kebohongan dalam cerita-cerita tersebut mengenai sosok Ar-Rasyid. Ar-Rasyid digambarkan sebagai seorang raja yang sangat haus dengan kekuasaan, senang berfoya-foya, zalim teradap rakyatnya dan juga Ar-Rasyid dibuat kesan sebagai khalifah yang sangat bodoh, serta banyak keburukan lainnya.

Sejatinya, Ar-Rasyid merupakan salah satu khalifah terbaik dalam sejarah peradaban umat Islam. Dia adalah khalifah yang membangun masa keemasan dinasti Bani Abbasiyah dan juga umat Islam, yang memberikan kontribusi dalam kejayaan dan juga perkembangan ilmu pengetahuan dengan menjadikan Islam sebagai pusat ilmu pengetahuan.

Sungguh kisah tentang Ar-Rasyid sangatlah panjang, karena sangat banyak hal baik yang ada pada masa pemerintahannya. Juga ada cerita tentang dirinya berupa permainannya dan kelezatan-kelezatan yang dilarang serta nyanyian-nyanyian. Semoga Allah mengampuninya.

Referensi : Tarikh Khulafa, Imam As-Suyuthi (Pustaka Al Kautsar : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *