Hukum Jual Beli Boneka
DASAR ISLAM, TRANSAKSI KEUANGAN

Hukum Jual Beli Boneka Mainan Anak-Anak

Alomuslim.com – Mayoritas ulama, dari kalangan mazhab Hanafi, Maliki dan Syafi’i, berpendapat mengenai hukum boneka mainan anak-anak, baik yang berbentuk manusia maupun hewan, tidak sama dengan patung dan gambar yang dijadikan mainan anak-anak. Adapun patung dan gambar hukumnya adalah haram, sementara boneka mainan anak-anak adalah dibolehkan.

Para ulama tersebut berdalil dengan hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha. Pada saat pulang dari perang Tabuk atau Khaibar, Nabi shallallahu alaihi wa sallam masuk ke dalam rumah, seketika angina bertiup menyingkap kain penutup rak. Maka Nabi shallallahu alaihi wa sallam melihat mainan boneka milik Aisyah. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bertanya, “Apa ini, wahai Aisyah?”

Aisyah berkata, ‘Mainanku’. Nabi shallallahu alaihi wa sallam melihat kuda mainan yang bersayap terbuat dari kain perca di antara boneka, seraya bertanya, “yang ini apa?” ia menjawab, ‘Kuda’. Nabi shallallahu alaihi wa sallam berkata, “Ini apa?” seraya menunjuk sayapnya. Ia menjawab, ‘Sayap’. Nabi shallallahu alaihi wa sallam berkata heran, “Kuda memiliki sayap?”

Aisyah menjawab, ‘Apakah engkau tidak pernah dengar bahwa Nabi Sulaiman memiliki kuda bersayap?’ Mendengar jawaban Aisyah, Nabi shallallahu alaihi wa sallam itertawa hingga kelihatan gigi taring beliau. (shahih. HR. Abu Dawud, An Nasa’i)

Salah satu alasan para ulama membolehkan boneka sebagai mainan anak-anak dengan mengecualikannya dari patung dan gambar adalah bahwa ada hajat untuk mendidik anak. Adapun apabila hanya untuk dipajang, maka hukumnya menjadi terlarang karena disamakan dengan gambar.

Berdasarkan penjelasan mengenai hukum tentang boneka mainan anak-anak tersebut, maka memperjual-belikan boneka mainan anak-anak adalah dibolehkan. Demikian pula dengan membuatnya dan menggunakannya untuk mendidik anak. Dan hasil dari keuntungan menjualnya adalah halal. Wallahu a’lam.

Referensi :

  • Harta Haram Muamalat Kontemporer, Erwandi Tarmizi, MA (BMI Publishing : 2016)
  • Hukum Boneka, Muhammad Abduh Tuasikal (Rumaysho)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *