Hukum Melakukan Boikot Untuk Produk Orang-Orang Kafir

Alomuslim.com – Seringkali umat muslim di negeri ini mendengar seruan atau ajakan dari sebagian umat muslim lainnya dan kelompok-kelompok tertentu untuk berhenti membeli produk orang-orang kafir atau memboikotnya. Hal ini dikarenakan dari keuntungan hasil jual beli produk-produk orang kafir tersebut digunakan untuk menyumbangkan bantuan kepada musuh-musuh Islam yang sedang memerangi umat Islam di beberapa negara. Atau ada juga yang sebagiannya secara terang-terangan mendukung praktek-praktek LGBT (Lesbian – Gay – Biseksual – Transgender).  Apakah pemboikotan seperti itu dibenarkan?

Para ulama besar pada masa kita sekarang ini, yang juga ikut menyaksikan permasalahan ini, menyatakan tidak setuju dengan jalan melakukan pemboikotan terhadap produk-produk orang kafir tersebut. Karena hal itu tidak memberikan mudharat (kerugian) sedikitpun kepada orang-orang kafir sementara hal itu malah memberikan mudharat kepada kaum muslimin sendiri. Bukankah sebagian besar produk yang digunakan oleh kaum muslimin adalah buatan orang-orang kafir?

Hukum asal dalam masalah ini adalah belilah apa yang dihalalkan Allah dan tinggalkan apa yang diharamkan Allah. Maka produk apapun yang dijual orang-orang kafir, apabila itu adalah produk yang halal maka tidak mengapa membelinya. Karena Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam saja, melakukan jual beli dengan orang-orang Yahudi. Bahkan menurut satu riwayat, baju besi beliau masih dalam keadaan tergadaikan kepada orang Yahudi hingga beliau wafat.

Maka tidak dibenarkan perkara boikot ini diserukan oleh orang perorang atau satu kelompok tertentu saja. Karena apabila pemboikotan dilakukan oleh orang perorang tersebut, tidak akan memberikan manfaat bagi kaum muslimin atau memberikan mudharat kepada orang-orang kafir. Berbeda halnya apabila yang menyerukan pemboikotan produk orang-orang kafir tersebut adalah pemerintah, maka sebagai rakyat kita harus patuh dan taat. Dan pemboikotan yang diserukan pemerintah inilah yang dapat memberikan mudharat kepada orang-orang kafir karena produk mereka benar-benar tidak bisa dijual belikan di negara tersebut.

Jadi, bagi kaum muslimin, janganlah bermudah-mudahan untuk menyerukan pemboikotan produk orang-orang kafir hanya karena ada sedikit informasi yang menyebutkan produsen produk tertentu menyumbangkan sebagian keuntungannya untuk memerangi kaum muslimin atau mendukung LGBT. Padahal informasi tersebut belum tentu valid kebenarannya. Berhati-hatilah, jangan sampai Anda terjebak pada perkara mengharamkan yang telah Allah dan Rasul-Nya halalkan. Allahul mustaan.

Referensi :

  • Pemboikotan Produk-Produk Amerika Dan Yahudi, Kumpulan Fatwa Ulama (Al Manhaj : 2005)
  • Pernahkah Para Nabi Boikot Produk Orang Kafir? Muhammad Abduh Tuasikal, MSc (Rumaysho : 2010)
  • Bolehkah Memboikot Produk Orang Kafir, video singkat Abdullah Taslim, MA (Yufid TV : 2018)

Leave a Comment