Hukum Memakan Belalang

Alomuslim.com – Hukum memakan belalang, Salah satu wilayah di negeri ini, ada yang menawarkan kuliner unik dari belalang. Mereka membuat penganan berupa sate dengan bahan baku dari belalang. Dan jenis makanan ini sangat digemari oleh masyarakat di wilayah tersebut, bahkan mereka sampai menjadikannya sebagai oleh-oleh khas dari daerahnya. Bagaimana hukum Islam dalam memandang belalang sebagai bahan makanan?

Mayoritas ulama, baik dari kalangan ulama masa lalu maupun ulama kontemporer,  berpendapat bahwa memakan belalang hukumnya adalah halal, baik karena diburu atau mati sendiri. Pendapat ini didasari oleh beberapa dalil sebagai berikut :

  • Hadits Abdullah bin Abi Aufa, dia berkata, ‘Kami berperang Bersama Rasulullah sebanyak tujuh kali peperangan dan (selama itu) kami hanya memakan belalang.’ (HR. Bukhari 5495, Muslim 1952)
  • Ucapan Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu : ‘Dihalalkan bagi kami dua bangkai, bangkai ikan dan belalang.’ (shahih. HR. Ibnu Majah 3314, Ahmad 5690)

Sementara, Imam Malik memiliki pendapat yang berbeda dengan pendapat mayoritas ulama. Ia mengatakan bolehnya memakan belalang jika binatang tersebut mati dengan sebab, misalnya dipotong sebagian tubuhnya, direbus, digoreng ataupun dipanggang hidup-hidup. Jika belalalng itu mati dengan sendirinya, maka ia tidak boleh dimakan.

Wallahu Ta’ala a’lam. 

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Comment