Hukum Mencukur Jenggot
DASAR ISLAM, PAKAIAN

Hukum Mencukur Jenggot

Alomuslim.com – Jenggot merupakan salah satu perhiasan bagi laki-laki. Menurut syariat Islam, wajib hukumnya bagi laki-laki untuk memelihara jenggot. Hal ini berdasarkan apa yang telah diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam,

“Bedakanlah diri kalian dari orang-orang musyrik, peliharalah jenggot dan potonglah kumis.” (HR. Bukhari no. 5892, Muslim no. 259)

Perintah memelihara jenggot terdapat dalam banyak hadits, dan diantaranya banyak menunjukkan kewajiban dan tidak menunjukkan adanya sesuatu yang mengisyaratkan pada hukum sunnah. Ketika perintah memeliharanya adalah wajib, maka memotongnya menjadi haram hukumnya.

Bagi orang-orang yang mencukur jenggotnya, entah karena alasan tidak merasa nyaman, karena tuntutan pekerjaan atau takut terlihat seperti orang jahat, dan yang sebagainya. Maka mereka telah sangat jelas menolak perintah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan lebih mendahulukan hal yang berlawanan dengan syariat.

Bagaimana kalau hanya memendekkan saja?

Sebagian ulama ada yang membolehkan memotong jenggot apabila telah melebihi ukuran segenggam tangan. Tetapi bukan dengan mencukur habis jenggotnya, hanya memotong bagian yang melebihi genggaman saja.

Pendapat ini berdasarkan apa yang dilakukan oleh Ibnu Umarradhiallahu anhu, bahwa tatkala ia melaksanakan haji atau umrah, dia menggenggam jenggotnya dan memotong yang telah melebihi genggaman tangannya. (HR. Bukhari no. 5892, Muslim no. 259)

Namun ada juga sebagian ulama yang tidak sependapat dengan hal itu, karena untuk menjaga kehati-hatian agar tidak terjatuh pada perbuatan yang melanggar perintah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Wallahu a’lam bishawab.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 1, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *