Hukum Pemberian Bonus Prestasi Kerja
DASAR ISLAM, TRANSAKSI KEUANGAN

Hukum Pemberian Bonus Prestasi Kerja

Alomuslim.com – Banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan memberikan bonus tambahan bagi pegawainya yang memiliki prestasi kerja. Hal ini untuk memotivasi para pegawai agar lebih semangat dan giat dalam bekerja. Sistem bonus ini biasanya diluar dari gaji pokok yang diterima oleh pegawai setiap bulannya.

Jumlah bonus yang diberikan tersebut tidak tetap, terkadang besarnya sama dengan gaji pokok, terkadang lebih lebih besar dan terkadang malah lebih kecil, bahkan terkadang tidak mendapatkannya sama sekali. Karena semua itu dipengaruhi dengan prestasi kerja atau capaian target yang diperoleh si pegawai.

Karena jumlah bonus yang tidak tetap, tentunya berakibat kepada tidak tetapnya besar gaji yang diterima oleh pegawai setiap bulan. Dengan demikian, besarnya gaji yang diterima setiap bulannya tidak jelas pada saat kontrak kerja dibuat. Ketidakjelasan besarnya gaji yang diterima oleh pegawai merupakan gharar (ketidakpastian) dalam akad kontrak kerja.

Kriteria gharar yang merusak akad kontrak kerja, yaitu yang keberadaannya dalam akad bersifat mendasar atau yang menjadi inti dari keberadaan akad dan bukan sebagai pengikut. Artinya apabila pada saat akad kontrak kerja dibuat, pegawai tidak mendapatkan kepastian berapa jumlah gaji bulanan yang akan diterimanya, maka inilah hakikat gharar, dan ini terlarang dalam hukum syariat.

Namun dalam kondisi, perusahaan membayarkan gaji pokok ditambah dengan bonus, sangat jelas bahwa gharar hanya terdapat dalam bonus saja, bukan pada gaji pokoknya. Karena gaji pokok jumlahnya tetap dan telah jelas sejak akad kontrak kerja dibuat. Dengan demikian, keberadaan gharar hanyalah sebagai pengikut dalam akad. Ketentuannya adalah gharar yang keberadaannya hanya sebagai pengikut tidak merusak akad.

Jadi, hukum pemberian bonus prestasi kerja hukumnya boleh dan tidak dilarang, bahkan sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak, perusahaan dan pegawai.

Wallahu a’lam.

Referensi : Harta Haram Muamalat Kontemporer, Dr. Erwandi Tarmizi, MA (BMI Publishing : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *