Puasa, Ibadah Yang Paling Mulia Disisi Allah

ibadah yang paling mulia disisi allah

Puasa, Ibadah Yang Paling Mulia Disisi Allah – Kenapa sih harus berpuasa? Mungkin pertanyaan ini seringkali muncul ketika kita masih anak-anak. Pada dasarnya bahwa setiap perintah ibadah dari Allah  pasti memiliki kemaslahatan. Kaidahnya yakni, Allah  yang telah menciptakan manusia, maka Dialah yang paling tahu apa yang terbaik untuk manusia.

Puasa secara etimologi adalah mencegah dan menahan sesuatu. Sementara menurut syari’at adalah mencegah diri dari segala perkara yang mmembatalkan dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari dengan niat ibadah kepada Allah .

Ibadah Yang Paling Mulia Disisi Allah

Puasa termasuk ibadah yang sangat agung dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah , sementara bagi orang-orang yang mengerjakannya akan diganjar dengan pahala yang tidak terbatas. Puasa dapat menghapus berbagai dosa yang telah berlalu, menjauhkan seseorang dari siksa api neraka dan memasukkannya ke dalam surga melalui pintu khusus yang disediakan hanya untuk orang-orang yang rajin berpuasa.

Dalam sebuah hadits Qudsi yang yang cukup panjang, yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah ﷺ pernah bersabda : “Allah azza wa jalla berfirman, ‘Setiap amal perbuatan manusia adalah untuknya kecuali puasa, ia untukKu dan Aku yang akan membalasnya.’

Dan diakhir hadits Beliau  menyampaikan sebuah kabar gembira bagi orang-orang yang berpuasa, “…Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada dalam gengaman tanganNya! Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih baik dari wangi aroma misik disisi Allah pada hari kiamat kelak. Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan yang akan dia raih ; apabila dia berbuka, ia berbahagia dengan ‘buka’nya, dan apabila berjumpa dengan Tuhannya maka ia berahagia dengan puasanya.” (HR. Bukhari No. 1904, Muslim No. 1151)

Sangat disayangkan bagi sebagian kaum muslimin, ibadah puasa menjadi ibadah yang sangat berat untuk dikerjakan, karena harus melawan berbagai hawa nafsunya. Justru disitulah letak kemuliaan ibadah puasa disisi Allah , ketika seseorang mau meninggalkan hawa nafsunya demi untuk memenuhi ibadah kepada Allah .

Terlebih lagi ibadah puasa memiliki kekhususan dibandingkan ibadah lainnya yang semisal sholat, haji ataupun membaca Al Qur’an, karena ibadah-ibadah tersebut dapat dilihat oleh manusia sehingga sangat rentan memunculkan riya’, sementara puasa adalah ibadah yang tidak dapat diketahui oleh oranglain, apabila orang tersebut tidak memberitahukannya. Semakin ibadah tersebut rahasia, maka semakin istimewalah ibadah tersebut disisi Allah .

Wallahu ‘alam

ReferensiShahih Fikih Sunnah Jilid II, Abu Malik Kamal bin As Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *