iman dan islam
DASAR ISLAM, KEIMANAN

Mengenal Tentang Iman dan Islam Serta Penjelasannya

Mengenal Tentang Iman dan Islam Serta Penjelasannya – Pengertian iman secara bahasa pemaknaan sederhana adalah yakin atau percaya. Sedangkan Islam adalah implementasi dari keyakinan yang tertanam di dalam jiwa seorang hamba, atau pembuktian dari iman itu sendiri. Iman dan islam adalah dua hal yang paling mendasar dari inti pokok ajaran agama Islam. Orang yang memiliki iman atau beriman disebut dengan mukmin. Sedangkan yang menjalankan Islam disebut muslim. Sebenarnya masih ada satu lagi pokok ajaran Islam selain iman dan islam, yakni Ihsan.

Ketiga pokok ajaran islam diatas, telah disebutkan dalam sebuah kisah yang diriwayatkan dalam hadits. Dari sahabat Umar bin Khattab Ra, Ia bercerita ketika sedang duduk bersama Rasulullah SAW, tiba-tiba ada seorang lelaki menghampirinya. Laki-laki yang tak diketahui darimana asalnya tersebut sebenarnya adalah malaikat Jibril yang menyamar sebagai manusia. Setibanya di tengah-tengah Rasulullah dan para sahabat yang sedang berbincang, lelaki tersebut mendekatkan (menempelkan) lututnya dnegan lutut Rasulullah SAW, lalu bertanya.

Baca Juga : Cara Meningkatkan Keimanan Seorang Muslim

Pertanyaan pertamanya adalah tentang apa itu Islam. Rasulullah menjawab dengan lafadz yang bermakna Islam adalah ketika seseorang yang bersyahadat, shalat, zakat, puasa, dan haji. Mendengar jawaban Rasulullah, lelaki tersebut membenarkan, tanda bahwa setuju. Lalu, ia kembali bertanya tentang Iman. Rasulullah menjawab bahwa iman adalah ketika seseorang percaya/beriman kepada Allah, Malaikat Allah, Kitab Allah, Rasul-Nya, hari akhir. Serta yang terkahir percaya akan takdir yang telah ditetapkan kepadanya entah baik maupun buruk. Lelaki tersebut kembali membenarkan.

Kemudian, lelaki tersebut kembali bertanya kepada Rasulullah SAW tentang yang dimaksud dengan Ihsan. Rasulullah SAW menjawab dengan tegasnya, “Ihsan ialah ketika kau beribadah kepada Allah seolah kau melihat-Nya. Jika kau tak melihat Allah, maka Dia melihatmu.”

Begitulah sedikit kisah berdasarkan potongan dari hadits shahih yang driwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, at-Turmudzi, Imam Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah. Dari kisah diatas diketahui bahwa yang disampaikan oleh Rasulullah SAW adalh yang hingga saat ini kita kenal dengan istilah rukun Islam dan rukun Iman.

Pengertian Iman dan Islam

Pengertian Iman

Sebelumnya sudah sedikit kita singgung, bahwa dari tinjauan bahasa iman berarti menerima atau percaya. Asalnya dari bahasa Arab, yakni amana-yu’minu. Sedangkan jika ditinjau dari makna berdasakan istilahnya, iman adalah “Tashdiqun bil qolbi ikrarun bil lisan wa ‘amalun bil arkan“. Atau meyakini dengan sebenar-benarnya dengan hati. Menegaskan dengan ucapan lisan, dan mempraktekkan dengan fungsi anggota tubuh (mengamalkan).

Pengertian Islam

Jika kita artikan dari segi bahasa, Islam yang berasal dari kosakata bahasa Arab aslama berarti patuh, berserah diri, selamat, atau damai. Sedangkan dari makna istilah berarti berserah diri dengan penuh keimanan kepada Allah SWT untuk mendapat dan menyebarkan kedamaian di dunia maupun akhirat.

Firman Allah SWT dalam al-Qur’an surat Al-Imron ayat 19 :

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam”

Perbedaan Iman dan Islam

Jika berbicara tentang perbedaan iman dan Islam, apakah keduanya berbeda? Dan apa perbedaannya? Sebenarnya jika kita membahas tentang makna keduanya, bisa saja sama bisa juga berbeda. Iman dan islam seringkali disebutkan dalam satu konteks bahasa yang sama atau bersamaan. Nah,  jika dalam kondisi seperti itu dimana iman dan islam disebutkan secara berbarengan maka keduanya memiliki makna yang berbeda. Yang kurang lebihnya sama seperti diatas. Pada prakteknya, ketika iman dan islam disebutkan dalam satu konteks bahasa atau kalimat secara bersamaan, maka yang dimaksud iman adalah alaman batiniah. Sedangkan islam berperan sebagai amalan dzahir.

Yang dimaksud dengan amalan batiniah adalah amalan yang tak tampak. Contohnya seperti keyakinan akan keEsaan Allah SWT. Ketakutan kita akan murka-Nya, kepasrahan hati akan segala ketetapannya, kecintaan kita akan kasih sayang-Nya, dan lain sebagainya. Keislaman haruslah terlebih dahulu didasari dengan pondasi iman yang kuat. Akan sangat percuma amaliyah yang dikerjakan sesuai dengan syariat islam jika pada dasarnya tidak memiliki iman.

Kondisi kedua adalah ketika iman disebutkan secara terpisah. Atau iman saja yang disebutkan, maka yang semikian itu telah mewakili tentang pokok keislaman. Sebagaimana sebuah hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra. Ia berkata, bahwa Nabi SAW bersabda :

Iman itu ada tujuh puluh atau enam puluh cabang lebih, yang paling utama adalah ucapan ‘Laailaahaillallah’, sedangkan yang paling rendahnya adalah menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan, dan malu itu salah satu cabang keimanan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rukun Iman dan Rukun Islam

Pengertian tentang rukun iman dan rukun islam sebelumnya telah kami sampaikan. Tepatnya, pada hadits tentang kedatangan Jibril ditengah-tengah Rasulullah SAW dan para sahabat yang sedang duduk dalam sebuah majelis. Hadits tersebut yang menjelaskan tentang rukun iman dan rukun islam ada berapa. Bahkan secara lebih rinci dalam hadits tersebut juga dikisahkan ketika Rasulullah SAW menggambarkan tanda-tanda akhir zaman. Hal itu disampaikan oleh Rasulullah SAW semata-mata hanya agar bertambah keimanan para umat, terutama dengan hari akhir.

وَقاَلَ : يَا مُحَمَّدُ أَخْبِرْنِي عَنِ الإِسْلاَمِ ؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الإِسْلَامُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ ، وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ ، وَتَحُجَّ البَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً

Lalu ia berucap,”Wahai Muhammadberitahu aku tentang Islam.” Rasulullah SAW menjawab,“Islam adalah kau bersaksi bahwa tak ada sembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan sesungguhnya Muhammad adlaah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa di bulan Ramadhan, serta melaksanakan haji ke Baitullah jika kau mampu menjalankannya.”

قَالَ : صَدَقْتَ فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ قَالَ : فَأَخْبِرْنِي عَنِ الإِيْمَانِ قَالَ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

Orang itu berkata, “Kau benar.” Kami heran, ia bertanya kemudian membenarkannya. Orang itu berucap lagi,”Baritahu kepadaku tentang Iman.” Rasulullah SAW menjawab,”Kau beriman pada Allah, pada para Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, pada para Rasul-Nya, pada hari akhir dan pada takdir yang baik maupun buruk.” Orang itu berucap,”Kau Benar!” (HR. Muslim)

Dari hadits diatas bisa kita ketahui bahwasanya menurut Rasulullah SAW, rukun iman ada 6 sedangkan rukun islam ada 5. Masing-masing daftar dan urutannya adalah :

Rukun Iman

  • Iman kepada Allah
  • Iman Kepada Malaikat
  • Iman kepada Kitab Allah
  • Iman kepada Nabi dan Rasul
  • Iman kepada hari kiamat
  • Iman kepada Qada dan Qadar

Rukun Islam

  • Mengucapkan dua kalimat syahadat “Asyhadu an Laa Ilaaha Illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadan Rasuulullah.” – Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.
  • Menjalankan ibadah shalat 5 waktu
  • Mengeluarkan/membayar zakat
  • Puasa wajib saat bulan suci Ramadhan tiba
  • Pergi menunaikan ibadah haji jika mampu

Sumber

[su_spoiler title=”Artikel Yang Kamu Cari :”]Pengertian iman dan islam, apa perbedaan iman dan islam, persamaan iman dan islam, makna islam dan iman, rukun iman dan islam[/su_spoiler]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *