perang pertama rasulullah
KISAH NABI DAN RASUL

Inilah Perang Pertama Rasulullah

Alomuslim.com – Perang Pertama Rasulullah Banyak umat muslim mungkin berfikir bahwa perang pertama yang dialami oleh Rasulullah  adalah perang Badr. Pemikiran ini tidak sepenuhnya salah, sebab perang Badr memang perang pertama yang dialami oleh Rasulullah , hanya saja perang Badr terjadi setelah masa dakwah Islam berjalan.

Kalau disebutkan perang pertama yang dialami oleh Rasulullah adalah perang Fijar, banyak dari umat muslim mungkin tidak mengetahuinya. Perang fijar merupakan perang yang terjadi pada masa jahilliyah, jauh sebelum turunnya wahyu pertama. Ketika perang fijar terjadi, usia Rasulullah masih dua puluh tahun.

Bangsa Arab pada masa jahiliyah memang terkenal sebagai bangsa yang senang berperang. Bahkan karena sebab yang sepele, mereka rela berperang untuk mempertahankan harga diri sukunya. Ikatan keluarga dalam bangsa Arab yang ditandai dengan suku atau kabilah memang sangatlah kuat. Sehingga apabila ada salah seorang anggota keluarganya yang diganggu maka satu suku akan membelanya.

Demikian halnya dengan perang fijar, yang terjadi antara kabilah Quraisy dan sekutu mereka dari Bani Kinanah melawan kabilah Qais dan ‘Ailan. Perang ini terjadi karena perselisihan masalah unta pengangkut barang. Perselisihan menyebabkan salah seorang dari kabilah Kinanah membunuh seseorang dari bani Qais. Hingga akhirnya kedua kabilah saling membela anggota keluarga mereka.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada bulan haram, bulan yang tidak boleh ada pembunuhan serta dilarang untuk melakukan peperangan. Mereka telah menghalalkan hal-hal yang diharamkan atas mereka. Oleh sebab itu perang ini disebut dengan perang fijar.

Setelah peristiwa pembunuhan itu bani Kinanah bersekutu dengan kabilah Quraisy. Sementara kabilah Qais bersekutu dengan ‘Ailan. Peperangan berlangsung selama beberapa hari. Pada pagi hari, kemenangan berada di pihak Qais atas Kinanah, namun pada tengah hari, kemenangan berbalik dan berada di pihak Kinanah atas Qais.

Rasulullah-pun mengikuti beberapa hari dari peperangan tersebut. Hal ini karena kuatnya ikatan kekeluargaan diantara bangsa Arab, sehingga Rasulullah harus ikut berperang karena kabilahnya sedang berperang. Rasulullah yang masih muda ikut karena ajakan paman-pamannya. Peran Rasulullah  dalam peperangan ini adalah membantu paman-pamannya menyediakan anak panah buat mereka.

Itulah perang pertama yang dialami Rasulullah  sebelum beliau diutus menjadi Rasul dan mendakwahkan Islam kepada bangsa Arab. Wallahu ‘Alam.

Referensi :

  • Sirah Nabawiyah, Ibnu Hisyam (Akbar Media : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *