Jangan Bawa Akhlak Buruk Kedalam Rumah
DASAR ISLAM, KELUARGA

Jangan Bawa Akhlak Buruk Kedalam Rumah

Alomuslim.com – Setiap orang dari anggota keluarga tidak mungkin bisa lepas dari akhlak buruk dan menyimpang, seperti : berdusta, perkataan kasar, marah, menggunjing, suka menyakiti atau yang semacamnya. Akhlak buruk seperti ini harus dilawan dan di jauhkan dari rumah.

Terkadang para orangtua maupun anak-anaknya tidak sadar, setelah mereka beraktifitas seharian di luar rumah, kemudian pulang dengan membawa beberapa akhlak buruk yang diterima dari orang-orang yang mereka pergauli. Padahal ketika di dalam rumah, mereka sudah berusaha untuk menjaga pergaulan dengan akhlak yang baik terhadap anggota keluarga yang lain.

Ketika masing-masing anggota keluarga telah terpangaruh akhlak buruk yang dibawanya dari luar rumah, kehidupan harmonis dalam rumahpun menjadi terusik. Para orangtua ketika melihat anak-anaknya melakukan perilaku yang dianggapnya tidak menyenangkan, akan dengan mudah langsung memvonis dan memberikan hukuman. Mereka jadi senang memberikan hukuman fisik setiap kali ada perilaku yang dianggap tidak baik, yang terkadang malah bertentangan dengan syariat.

Padahal hukuman fisik bukanlah satu-satunya jalan dalam menyelesaikan masalah tersebut. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah memberikan contoh mengenai kehidupan rumah tangga yang baik, terkait dalam memberikan hukuman kepada anggota keluarganya.

Istri beliau, Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah menyampaikan sebuah hadits mengenai perihal itu, yang penuh dengan muatan pendidikan :

“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam apabila mengetahui seseorang anggota keluarganya melakukan sekali dusta, beliau terus memalingkan diri darinya sehingga ia (orang tersebut, ed) mengatakan bertaubat.” (HR. Ahmad 6/152)

Dari hadits tersebut, jelaslah bahwa memalingkan diri dan mendiamkan atau memisahkan anggota keluarga yang melakukan salah satu akhlak buruk, dengan tidak mengajaknya berbicara, serta memberikan sedikit hukuman yang setimpal dengan perbuatannya, akan lebih berpengaruh dibandingkan dengan hukuman fisik yang sampai menyakiti disertai dengan perkataan kasar.

Sungguh memberikan hukuman yang menyakiti dan berkata kasar merupakan perilaku buruk. Bagaimana mungkin untuk menghentikan suatu perilaku buruk, tetapi dengan melakukan perilaku buruk lainnya? Maka pergaulilah anggota keluargamu dengan akhlak yang baik, janganlah engkau bawa akhlak buruk masuk ke dalam rumahmu.

Referensi : 40 Nasehat Memperbaiki Rumah Tangga, Syaikh Dr. Muhammad bin Sahilih al-Munajjid (Darul Haq : 2014)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *