Ingin Hidup Anda Bahagia? Jangan ‘KEPO’

jangan kepo

Alomuslim.com – KEPO merupakan sebuah istilah yang populer beberapa tahun belakangan. Kepo memiliki banyak definisi, salah satunya adalah akronim dari bahasa Inggris, Knowing Every Particularly Object. Dari beberapa definisi, hampir semuanya merujuk pada makna yang serupa, yakni sebutan untuk orang yang ingin tahu mengenai detail suatu peristiwa atau berita atau juga informasi. Atau sederhananya, selalu ingin tahu tentang segala hal walaupun terkadang sesuatu yang sepele.

Kepo sering menjebak seseorang pada keingintahuan yang tidak membawa manfaat bagi dirinya karena terlalu menyibukkan diri dalam mengurusi privasi orang lain. Misalnya, ketika ada seorang teman yang sedang ngobrol dengan orang lain, tiba-tiba merasa ingin ikut ngobrol juga, atau ketika melihat ada kecelakaan di pinggir jalan, tiba-tiba berhenti untuk menanyakan kejadiannya padahal hanya ingin melihat-lihat saja, tidak ada niat untuk menolong si korban. Atau demikian juga ketika melihat status seseorang di media sosial, kemudian merasa ingin tahu lebih jauh mengenai perihal status tersebut, hingga menghabiskan waktu untuk mencari informasi tentang hal itu bahkan terkadang juga ikut-ikutan mengomentarinya.

Hal seperti itu akan menghilangkan kebahagian seseorang, karena ia akan menghabiskan waktu hanya untuk mengurus urusan orang lain, melewatkan waktu bersama keluarganya, mengurangi waktu ibadahnya serta memenuhi memori dikepalanya dengan urusan orang lain, padahal ia sendiri mempunyai urusan yang harus diurusnya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah berpesan, bahwa diantara tanda kebaikan Islam seseorang adalah dengan meninggalkan yang bukan urusannya atau yang tidak bermanfaat untuk dirinya.

Maka sabda Rasulullah tersebut harusnya menjadi akhlak seorang muslim, yakni agar ia tidak selalu merasa kepo mengenai urusan orang lain apalagi hal itu tidak memberikan manfaat bagi dirinya. Namun juga, tidak sampai mengabaikan atau tidak peduli sama sekali dengan yang terjadi pada saudaranya sesama muslim. Letakkanlah keingintahuan pada tempat yang seharusnya, apabila bermanfaat maka hal itu baik, jika hanya menyianyiakan waktu maka bersiaplah kebahagiaan anda akan hilang bersamanya.

Jauhilah perkara yang tidak bermanfaat dan membuang-buang waktu serta janganlah terpancing untuk kepo mengenai segala urusan orang lain kecuali yang memang ingin disampaikan kepada kita. Anda punya hak untuk hidup bahagia, keluarga anda punya hak berbahagia bersama anda maka sibukkanlah dengan privasi anda. Wallahu a’lam.

Referensi :

  • Jangan Sibuk Dengan Urusan Orang Lain, video singkat Dr. Firanda Andirja, MA (Lentera Islam)
  • Meninggalkan Hal Yang Tidak Bermanfaat, video singkat Abdullah Zaen, MA (Yufid TV)
0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
syarat wajib haji
Read More

5 Syarat Wajib Haji

5 Syarat Wajib Haji – Tulisan kali ini untuk menyambung dari pesan yang pernah penulis sampaikan pada artikel sebelumnya…