Kedudukan Shalat Dalam Agama
DASAR ISLAM, SHALAT

Inilah Kedudukan Shalat Dalam Agama

Alomuslim.com – Shalat dalam pengertian secara bahasa adalah doa, syariat Islam kemudian menamakannya shalat, karena di dalamnya banyak terkandung doa. Adapun shalat menurut istilah adalah beribadah hanya untuk Allah Ta’ala dengan perkataan, perbuatan yang diketahui, diawali dengan takbir dan ditutup dengan salam, disertai niat dan dengan syarat-syarat tertentu.

Dalam agama Islam, shalat memiliki kedudukan yang sangat tinggi, dan ia juga merupakan salah satu dari rukun Islam. Berikut beberapa kedudukan shalat dalam agama Islam :

1. Shalat Adalah Penegas Keislaman Seseorang

Shalat adalah penegas dari segala kewajiban, ia mempunyai kedudukan yang sangat istimewa yang dilakukan oleh seorang muslim setelah mengucapkan dua kalimat syahadat. Karenanya shalat dalam rukun Islam disebutkan setelah kalimat syahadat. Dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Islam dibangun atas lima –hal- ; bersaksi bahwa tiada tuhan (yang berhak diibadahi) kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa dibulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 8, Muslim no. 16)

2. Shalat Adalah Pembeda Antara Orang Islam Dan Kafir

Syariat Islam dengan tegas memperingati pada orang-orang yang meninggalkan shalat, hingga Rasulullah menyamakan mereka yang meninggalkannya dengan orang kafir. Dalam sebuah hadits beliau bersabda,

“Sesungguhnya pembatas antara seseorang (muslim)  dengan syirik dan kufur adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 987, Abu Dawud no. 1658, dan yang lainnya)

Dalam hadits yang lainnya disebutkan,

“Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat, siapapun yang meninggalkannya maka ia kufur.” (Shahih. HR. At Tirmidzi no. 2621, An Nasa’i 1/231, Ibnu Majah no. 1079)

Tetapi ada satu hal yang harus menjadi perhatian bagi setiap umat muslim, bahwa perihal mengkafirkan seseorang bukanlah perihal yang kecil, harus melihat banyak sisi, sehingga tidak dengan begitu saja dikatakan kepada orang-orang yang meninggalkan shalat mereka kafir.

3. Shalat Adalah Tiang Agama

Tidak akan tegak agama atau keislaman seseorang kecuali dengan mendirikan shalat. Sehingga shalat menjadi tiang yang menopang keislaman seseorang, semakin rajin ia mendirikan shalat maka semakin kokoh tiang yang menopangnya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, bersabda :

“Pokok perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat, puncak tertingginya adalah jihad di jalan Allah.” (HR. At Tirmidzi no. 2616, Ibnu Majah no. 3973)

4. Shalat Adalah Ibadah Pertama Yang Dihisab

Ketika hari penghitungan tiba pada hari Kiamat, shalat akan menjadi ibadah pertama yang dihisab (dihitung). Jika shalatnya baik, maka ia termasuk orang yang beruntung, tetapi jika shalatnya rusak maka ia akan menjadi orang yang sengsara dan merugi. Dalam hal ini Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Hal pertama yang akan dihisab atas seorang hamba pada hari kiamat ada shalat, jika ia baik, maka ia beruntung dan selamat, namun jika rusak, maka ia akan sengsara dan merugi.” (Shahih. HR. Abu Dawud no. 864, Ahmad 2/245, Hakim 1/262, Baihaqi 2/386)

5. Shalat adalah kegembiraan bagi Nabi

Selama hidupnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam selalu mendirikan shalat dengan menjaga kesempurnaannya, bahkan pernah disebutkan karena terlalu lama mendirikan shalat malam hingga kaki beliau sampai bengkak. Begitu juga ketika di akhir hidup beliau, ketika telah sakit parah dan sulit untuk bangun, bahkan seringkali mengalami pingsan. Hal yang beliau tanyakan adalah apakah kaum muslimin sudah mendirikan shalat, kemudian beliau mengambil wudhu untuk mengimami kaum muslimin tetapi pingsan. Kejadian ini berulang selama beberapa kali.

Maka tidak salah apabila Rasulullah menjadikan shalat sebagai kegembiraannya. Sebagaimana sabda beliau shallallahu alaihi wa sallam :

“Dan kegembiraanku dijadikan dalam shalat.”

Wallahu ‘alam.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 1, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *