Kenapa Seorang Muslim Harus Mengikuti Salah Satu Madzhab
SERBA-SERBI

Kenapa Seorang Muslim Harus Mengikuti Salah Satu Madzhab?

Alomuslim.com – Madzhab secara bahasa bermakna jalan yang dilalui dan dilewati. Sementara menurut para ulama, yang dimaksud dengan madzhab adalah metode yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikan sebagai pedoman yang jelas batasan-batasannya, dan dibangun di atas prinsip serta kaidah.

Madzhab biasa disandarkan kepada satu orang yang dianggap memiliki keilmuan yang sangat luas pada masanya, sehingga dia mampu membangun sebuah metode  yang dijadikan pedoman oleh murid dan orang-orang setelahnya. Keadaan seperti ini bermula setelah berlalunya generasi sahabat, tabi’in dan setelah masa hidup para Imam madzhab. Kaum muslimin mulai cenderung untuk bermadzhab pada sosok yang dianggap mujtahid (memiliki kemampuan untuk memecahkan persoalan agama).

Seseorang mengikuti salah satu madzhab, tidak hanya dalam bidang ilmu fikih saja, tetapi juga akidah dan akhlak. Adapun madhzab yang dikenal pada hari ini ada empat, sesungguhnya ada lebih dari itu. Hanya saja madzhab yang empat memiliki pengikut yang lebih banyak dari madzhab yang lainnya, sehingga ia lebih menonjol.

4 Madzhab Yang Dikenal Pada Saat Ini

Penyebutan madzhab diambil dari nama sosok yang menjadi rujukan ilmu. Keempat madzhab yang dikenal pada hari ini diantaranya :

1. Madzhab Hanafi, dengan Imam madzhab Abu Hanifah rahimahullah.

Nama Abu Hanifah adalah Nu’man bin Tsabit bin Zuta bin Mahan At Taymi, yang lahir di Kufah pada tahun 80 Hijriyah dan wafat pada tahun 150 hijriyah di Baghdad.

2. Madzhab Maliki, dengan Imam Malik bin Anas rahimahullah.

Nama Imam Malik adalah Malik bin Anas bin Malik bin Amr Al asbahi, yang lahir di Madinah pada tahun 93 Hijriyah dan wafat pada tahun 179 Hijriyah.

3. Madzhab Syafi’i, dengan Imam Asy Syafi’I rahimahullah.

Nama Imam Asy Syafi’i adalah Muhammad bin Idris Asy Syafi’i, lahir di Palestina pada tahun 150 Hijriyah dan wafat pada tahun 204 Hijriyah di Mesir. Beliau merupakan salah satu keturunan kerabat Rasulullah shallallahu alaihi was sallam dari bani Muthalib.

4. Madzhab Hanbali, dengan Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah.

Nama Imam Ahmad adalah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi, yang lahir doi Marw pada tahun 164 Hijriyah dan wafat pada tahun 241 Hijriyah.

Apakah harus mengikuti madzhab tertentu?

Pada umumnya orang-orang mengikuti salah satu madzhab beralasan bahwa pada madzhab tersebut telah terdapat beberapa metode yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan seputar bidang ilmu tertentu. Sehingga mereka tidak harus berpikir sungguh-sungguh untuk mengkaji lebih jauh, tetapi cukup mengikuti apa yang sudah ada dan melengkapi apabila ada sedikit kekurangan di dalamnya. Maka sikap seperti ini disebut dengan taqlid (mengekor).

Sikap taqlid terhadap madzhab terkadang memunculkan fanatik, sehingga sering kali memunculkan perdebatan lintas madzhab yang saling membenarkan madzhabnya dan melupakan kebenaran sejati yang berasal dari Al Qur’an dan Sunnah. Dan sikap ini telah berlangsung selama bertahun-tahun hingga bisa dirasakan sampai hari ini.

Maka tidak perlu diragukan lagi, bahwa kita seharusnya hanya berpegang pada kebenaran yang bersumber dari Al Qur’an dan Sunnah. Rasulullah tidak mengharuskan umatnya untuk berpegang pada salah satu madzhab, tetapi mewajibkan untuk ittiba’ (mengikuti) kepada beliau. Bahkan para Imam madzhabpun telah menganjurkan untuk tidak mengambil pendapatnya apabila menyelisihi Al Qur’an dan Sunnah.

Jadi, tidak ada keharusan bagi seorang muslim untuk mengikuti salah satu madzhab, apalagi harus taqlid kepadanya. Tetapi ia tetap dibolehkan untuk mengambil ilmu dari para Imam tersebut yang diyakini lebih mendekati kebenaran, yakni yang sesuai dengan Al Qur’an dan Sunnah, tanpa harus membatasi hanya pada salah satu madzhab saja.

Wallahu a’lam.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 1, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *