Kenapa Umat Muslim Di Indonesia Bermadzhab Asy-Syafi’i?
SERBA-SERBI

Kenapa Umat Muslim Di Indonesia Bermadzhab Asy-Syafi’i?

Alomuslim.com – Pertanyaan seperti ini sangat wajar ditanyakan oleh setiap umat muslim di negeri ini. Terlebih lagi oleh mereka yang sedang belajar atau proses mencari kebenaran terhadap agama Islam. Dalam artikel yang telalu lalu, kami pernah membuat sebuah tulisan tentang kenapa umat muslim harus bermadzhab.

Pada artikel kali ini kami coba membuat sebuah tulisan singkat mengenai latar belakang penyandaran umat muslim di Indonesia terhadap madzhab Asy Syafi’i. Tentunya sebuah proses sejarah yang amat panjang, apabila ingin menguraikan keseluruhan fakta sejarah, yang merujuk kepada penyebab kenapa umat muslim di Indonesia harus bermadzhab Asy Syafi’i.

Masyarakat muslim di dunia pada hari ini telah terkotak-kotak dalam pemahaman empat imam madzhab. Umat muslim dari negara-negara Afrika lebih condong kepada madzhab Maliki, di negara-negara Timur Tengah lebih dominan madzhab Hanbali, di Turki dan negara-negara Eropa cenderung bermadzhab Hanafi sementara umat muslim di Nusantara, termasuk Indonesia, juga India dan Mesir adalah bermadzhab Asy-Syafi’i. Jumlah pengikut madzhab Asy-Syafi’i dianggap yang paling besar di dunia.

Penyebaran madzhab ini jelas dipengaruhi oleh sejarah perkembangan Islam dalam penaklukan wilayah-wilayah dan juga hubungan dagang serta penyebaran dakwah. Sehingga penyebarannya bisa dikotak-kotakkan dalam wilayah yang berdekatan dan memiliki latar belakang sejarah yang hampir sama.

Lalu bagaimana madzhab Imam Asy-Syafi’i bisa sampai ke Indonesia?

Mesir, merupakan salah satu negara yang dianggap sebagai pusat rujukan ilmu agama dalam madzhab Asy Syafi’i oleh umat muslim di seluruh dunia. Karena pada masa akhir kehidupannya, Imam Asy-Syaf’i menyusun ulang berbagai kitab dan metode ilmiahnya disana. Hingga akhirnya seluruh masyarakat Mesir menjadikannya sebagai pedoman bagi kehidupan beragama mereka.

Pada masa sejarah, bangsa Indonesia memiliki hubungan yang cukup kuat dengan negara Mesir, hal ini sudah terbangun jauh sebelum masa kemerdekaan. Salah satunya adalah dalam bidang ilmu agama, dimana banyak para ulama Indonesia yang menuntut ilmu dari para ulama dan juga di lembaga-lembaga pendidikan disana. Seringkali para ulama Indonesia pada masa lalu dan hari ini, menjadikan Mesir sebagai tujuan untuk menimba ilmu agama.

Sehingga dari hubungan keilmuan yang sudah terbina sejak lama, tidak mengherankan apabila masyarakat muslim Indonesia bermadzhab Asy-Syafi’i karena pengaruh dari ulama Indonesia yang pernah belajar di Mesir dan kemudian menyebarkan ilmunya di tanah air. Meskipun ada juga ulama yang mengambil ilmu dari negara lain, seperti Arab Saudi yang bermadzhab Hanbali misalnya, tetapi penyebarannya tidak seluas dari para ulama yang menimba ilmu di Mesir yang membawa madzhab Asy-Syafi’i.

Itulah salah satu sebab kenapa masyarakat muslim di Indonesia bermadzhab Asy-Syafi’i, dan selain ini masih sangat memungkinkan faktor lain yang juga menyebabkan hal itu terjadi. Tetapi apapun dibalik madzhab anda, kebenaran yang bersumber dari Al Qur’an dan Sunnah, lebih utama untuk di ikuti, karena ia merupakan sumber rujukan utama umat Islam di seluruh dunia. Lepaskan diri anda dari fanatik terhadapa madzhab.

Wallahu a’lam bishawab.

Referensi : berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *