Kisah Gadis Penjual Susu – Alomuslim

Kisah Gadis Penjual Susu

kisah gadis penjual susu

Kisah Gadis Penjual Susu – Kisah ini terjadi pada masa khalifah Umar bin Khattab. Kebiasaan Umar ra sebagai seorang pemimpin adalah melihat langsung keadaan rakyatnya. Umar ra terbiasa berkeliling negerinya seorang diri pada malam yang larut.

Ketika sampai disebuah rumah. Umar ra melihat lampu dirumah tersebut masih menyala menandakan bahwa pemilik rumah tersebut masih dalam keadaan terjaga. Sehingga rasa ingin tahu Umar ra pun timbul. Dengan perlahan dan tanpa suara Umar ra mendekati rumah tersebut dan mendengarkan percakapan penghuni rumah tersebut.

Sang ibu merasa bahwa susu yang mereka dapatkan dari hasil memerah kambing hari ini sangat sedikit hasilnya, si anak gadis menjawab bahwa bisa saja susu nya sedikit dikarena musim kemarau dan rumput yang seharusnya dimakan kambing kambing mereka berkurang sehingga kambing kambing mereka pun tidak menghasilkan susu seperti biasanya

Sang ibu menyuruh anak gadisnya untuk menambahkan air pada susu mereka dengan begitu mereka bisa untung lebih banyak. Sang anak tidak menyetujui tindakan ibunya ia pun menolak dengan santun “Ibu bukankah khalifah Umar melarang setiap penjual susu mencampur susu nya dengan air”

Kali ini sang ibu menjawab dengan nada lebih pelan dan membujuk “Khalifah Umar tidak ada disini dan lagi pula malam sudah larut tidak akan ada orang yang tau nak”

Anak gadisnya pun beristigfar dan berkata “Astagfirullah ibu, khalifah memang tidak ada disini dan tidak melihat kita. Namun Allah SWT melihat bukankah Allah Maha Melihat ibu?”

Sang ibu pun ikut beristigfar dan bahagia dengan kejujuran anaknya. Diluar rumah Umar bin Khattab mendengarkan dengan penuh takjub.

Keesokan harinya Umar memanggil anak nya Ashim bin Umar dan menceritakan tentang pengalaman yang didapatnya tadi malam. Umar meminta anaknya untuk menikahi gadis penjual susu tersebut karena anak gadis tersebut adalah gadis yang jujur dan berakhlak mulia.

Ashim bin umar pun menyetujui permintaan ayahnya. Sehingga pergilah mereka menemui anak gadis penjual susu dan ibu nya untuk meminang gadis tersebut. Awalnya mereka terkejut dan takut namun setelah Ashim menjelaskan maksud kedatangan ia dan ayahnya mereka bingung dan bahagia.

Ibu dan anak gadisnya berbahagia mendengar penjelasan Umar ra. Mereka bersyukur karena Alllah SWT memberi balasan atas kejujuran anak gadisnya dengan rejeki yang berlimpah yaitu menikah dengan anak Khalifah yang sholeh.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *