Kisah Kelahiran Nabi Ibrahim
KISAH NABI DAN RASUL

Kisah Kelahiran Nabi Ibrahim Al Khalil Alaihissallam

Alomuslim.com – Nabi Ibrahim alaihissalam lahir di Babilon, demikianlah yang disampaikan oleh para ulama ahli sejarah, diantaranya Al Hafizh Ibnu Asakir. Dia membenarkan perkataan yang menyebutkan Nabi Ibrahim lahir di Babilon atau tepatnya di daerah bernama Ur/Urfa, sebelah selatan Irak.

Nama lengkap dan nasab Nabi Ibrahim adalah Ibrahim bin Azar/Tarikh bin Nahur bin Sarugh bin Raghu bin Faligh bin Abir bin Shalih bin Arfakhsyadz bin Sam putra Nuh alaihissallam. Terjadi perbedaan pendapat mengenai nama ayah beliau, ada yang menyebutkan namanya adalah Tarikh, tetapi dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa nama ayahnya adalah Azar.

Namun menurut mayoritas ahli nasab, nama ayahnya adalah Tarikh, sementara Azar merupakan nama berhala yang disembah ayahnya.  Ibnu Jarir, menyebutkan bahwa yang benar, nama ayahnya adalah Azar. Atau mungkin saja ayahnya memiliki dua nama, salah satunya julukan sementara satunya lagi nama sebenarnya. Wallahu a’lam.

Adapun nama ibunya adalah Amilah. Demikian yang disebutkan oleh Al Hafizh Ibnu Asakir dalam kitabnya At-Tarikh ketika menceritakan biografi Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim memiliki dua orang saudara, yakni Nahur dan Haran. Haran inilah ayah dari Nabi Allah, Luth alaihissallam. Jadi, Nabi Luth merupakan keponakan Nabi Ibrahim.

Setelah bertahun-tahun berdakwah di tanah kelahirannya, Nabi Ibrahim bersama istrinya, Sarah dan keponakannya Luth, bermigrasi meninggalkan tanah kelahirannya menuju negeri Kan’an yaitu di wilayah Baitul Maqdis, yakni kawasan yang meliputi Palestina, Libanon, Suriah dan Yordania pada hari ini. Ini merupakan sebuah perjalanan panjang dan berbahaya. Sebelum mencapai negeri Kan’an, mereka singgah di Haran, yang terletak di sebelah utara Suriah.

Referensi : Kisah Para Nabi, Ibnu Katsir (Ummul Qura : 2018)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *