Kisah Rasulullah Berduel Melawan Seorang Pegulat Hebat

Kisah Rasulullah Berduel Melawan Seorang Pegulat Hebat

Alomuslim.com – Orang Quraisy yang paling hebat bertarung dalam gulat adalah Rukanah bin Abdun bin Yazid bin Hisyam bin Al-Muthalib bin Abdu Manaf. Rukanah merupakan seorang pemimpin Arab yang terkenal dengan kekuatannya. Walaupun badannya besar, ia tetap lincah dalam berkuda.

Rukanah sangat terkenal di masyarakat Arab sebagai seorang pegulat hebat. Postur tubuhnya yang besar, nampak sangat mencolok dibandingkan orang-orang disekelilingnya. Tidak ada seorangpun yang mampu menguncinya hingga terjatuh ke tanah pada saat itu. Namun, pernah dalam suatu hari Rasulullah shallallahu alaihi was sallam menantangnya duel gulat. Perawakan Rukanah yang terlihat sangat kekar tidak mengecilkan hati Rasulullah untuk berduel dengannya.

Pada saat itu Rasulullah berkata kepada Rukanah, “Hai Rukanah, kenapa engkau tidak takut kepada Allah dan tidak menerima seruanku?” Rukanah berkata, ‘Sesungguhnya jika aku tahu bahwa apa yang engkau katakan adalah benar pasti aku mengikutimu.’ Maka Rasulullah kemudian berkata, “Begini saja, bagaimana jika aku berhasil mengalahkanmu dalam duel, apakah dengan begitu engkau mengetahui bahwa apa yang aku katakan adalah benar?’ Rukanah berkata, ‘Ya!’ sebagai tanda ia menyetujuinya.

Rukanah mendekat kepada Rasulullah, kemudian mulai berduel melawan beliau. Ketika Rasulullah menyerangnya, beliau berhasil membantingnya dan diapun tidak berkutik. Rukanah meminta ronde kedua. Rasulullah-pun mengulanginya lagi dan kembali berhasil merobohkan Rukanah lagi.

Rukanah tidak mempercayai, bahwa dirinya dikalahkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi was sallam. Rasulullah kemudian berkata kepadanya, ‘Jika engkau mau, aku akan perlihatkan padamu sesuatu yang lebih sulit dipercaya dari peristiwa tadi, jika engkau bertakwa kepada Allah dan mengikuti agamaku.’ Rukanah-pun penasaran dan menginginkan untuk diperlihatkan.

Rasulullah shallallahu alaihi was sallam berkata, ‘Aku akan panggil pohon yang engkau lihat ini, lalu ia datang kepadaku.’ Rukanah mempersilahkan Rasulullah melakukan yang beliau ucapkan. Rasulullah kemudian memanggil pohon yang ditunjuk, dan pohon tersebut datang hingga berdiri tepat di hadapan Rasulullah shallallahu alaihi was sallam. Beliau berujar kepadanya, ‘Kembalilah ke tempatmu semula. Pohon itupun kembali ke tempatnya semula.

Faidah dari kisah ini adalah Rasulullah shallallahu alaihi was sallam melakukan hal tersebut jelas dengan maksud untuk membuka hati Rukanah dan kaumnya tentang kebenaran Islam, bukan dalam rangka unjuk kekuatan. Pasti hal tersebut adalah karena perintah wahyu dan ini merupakan salah satu metode dakwah yang dilakukan Rasulullah.

Referensi : Sirah Nabawiyah Ibnu Ishaq, Ibnu Hisyam (Akbar Media : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *