Larangan Menerima Zakat Bagi Orang Yang Mampu Mencukupi Kebutuhannya
DASAR ISLAM, ZAKAT

Larangan Menerima Zakat Bagi Orang Yang Mampu Mencukupi Kebutuhannya

Alomuslim.com – Mayoritas ulama dari kalangan madzhab Maliki, Syafi’i, sebagian dari Hanbali dan para ulama belakangan, berpendapat bahwa yang dinilai dari aspek kecukupan, apabila seseorang memiliki sesuatu yang mencukupi kebutuhannya dan kebutuhan rang-orang dalam tanggungannya, maka dia adalah seorang yang kaya dan tidak diperbolehkan mengambil bagian dari harta zakat.

Maka apabila seseorang telah memiliki kecukupan, terlebih lagi dengan memiliki harta yang wajib dizakati dan telah mencapai nisab, ia merupakan termasuk orang kaya. Meskipun apa yang dimilikinya tidak cukup untuk kebutuhan satu tahun. Ketentuannya yaitu barangsiapa yang dikenakan kewajiban mengeluarkan zakat, maka dia tidak boleh mengambil harta zakat.

Dalam sebuah riwayat disebutkan, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Sesungguhnya Allah telah mewajibkan zakat atas mereka, diambil dari orang-orang kaya diantara mereka dan diberikan kepada orang-orang miskin diantara mereka.”

Sementara dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda :

“Tidak ada bagian darinya (harta zakat) bagi orang kaya.” (shahih. HR. Abu Dawud no. 1633, An Nasa’i no. 2598)

Bagi seseorang yang memiliki harta kurang dari nisab, ia termasuk golongan orang yang fakir dan miskin. Dan dia boleh mengambil bagian dari harta zakat.

Wallahu a’lam.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *