Lupa Makan dan Minum Ketika Berpuasa, Batalkah? – Alomuslim

Lupa Makan dan Minum Ketika Berpuasa, Batalkah?

Lupa Makan dan Minum ketika Berpuasa

Lupa Makan dan Minum Ketika Berpuasa, Batalkah? – Di tengah-tengah menjalankan ibadah puasa, sobat Alomuslim pasti pernah mengalami lupa makan dan minum bukan? Berikut adalah hadis Nabi Muhammad Saw, berkaitan dengan lupa makan dan minum di tengah-tengah puasa. Simak yuk!

Apakah Batal Jika Lupa Makan dan Minum Ketika Sedang Berpuasa ?

مَنْ نَسِىَ وَهُوَ صَائِمٌ فَأَكَلَ أَوْ شَرِبَ فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللَّهُ وَسَقَاهُ

Nabi Saw bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian terlupa, lalu makan dan minum, maka hendaklah ia melanjutkan puasanya. Karena sesungguhnya Allah-lah yang telah memberinya makan dan minum.” (HR. Muslim, Ahmad, Baihaqi dan Thabrani)

Imam an-Nawawi menjelaskan hadis di atas bahwa yang dimaksud adalah ketika seseorang lupa di tengah-tengah menjalankan puasa, baik makan, minum maupun berhubungan badan, maka hal ini tidak membatalkan puasa. Ini adalah pendapat mayoritas ulama fikih seperti Imam Syafi’I, Abu Hanifah, Dawud al-Dzahiri, dan beberapa ulama lainnya.

Baca Juga : Hukum Ciuman Saat Berpuasa 

Namun ada pendapat lain yang mengatakan bahwa seseorang diharuskan untuk mengganti (qadha) puasanya tanpa harus membayar denda (kafarat). Ini adalah pendapat Laits dan Malik.

Namun jika kondisi lupa tersebut terjadi berulangkali maka terdapat dua pandangan. Yang paling shahih adalah hal itu membatalkan puasanya, alasannya karena lupa yang terjadi berulangkali adalah suatu hal yang jarang terjadi. Dimungkinkan adanya kesengajaan dari orang yang berpuasa. Ini adalah pendapat Imam Rafi’I. Namun menurut Imam Nawawi hal ini tetap tidak membatalkan puasa jika terjadi berulangkali.

Apapun alasannya jika kita sedang berpuasa hendaknya kita menjaga diri kita dari makan dan minum karena Allah SWT tahu apa yang sedang kita lakukan. Apakah lupa ataukah sengaja berbuka di tengah-tengah puasa?

Wallahu a’lam.

Sumber: Kifayah al-Akhyar, Shahih Muslim, Syarh Shahih Muslim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *