Yang Akan Terjadi Setelah Maraknya Penyanyi Dan Pemusik

Maraknya Penyanyi Dan Pemusik

Alomuslim.com – Sebagian ahli ilmu mengatakan bahwa masa kita sekarang ini sudah sangat mendekati akhir zaman. Mereka menyampaikan berbagai dalil shahih mengenai tanda-tanda akhir zaman dari Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, yang kebenarannya tidak mungkin di bantah. Karena beliau tidak mungkin berbicara mengenai hal ghaib tanpa bimbingan dari wahyu Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Apabila kita mau mendengar atau membaca penjelasan para ahli ilmu tersebut, niscaya akan membuat kita tersadarkan, bahwa apa yang mereka sampaikan mengenai tanda-tanda akhir zaman, seperti kenyataan yang sedang terjadi di tengah-tengah kita. Mata dan telinga kita bisa menjadi saksi atas kebenaran berita tersebut.

Telah banyak disebutkan dari pertanda yang menunjukkan bahwa kehidupan kita saat ini sedang mendekati tanda akhir zaman. Seperti, perlombaan membangun gedung pencakar langit di antara masyarakat Arab, diangkatnya ilmu agama, merajalelanya perzinaan dan penghalalan khamr (minuman keras) serta maraknya penyanyi dan pemusik.

Untuk pertanda yang terakhir, mengenai maraknya penyanyi dan pemusik, Rasulullah shallallahu alaihi was sallam pernah bersabda :

“Akan ada di antara umatku nanti orang-orang yang menghalalkan zina, sutera, khamr dan musik..” (HR. Bukhari no. 5990) 

Pertanda hari kiamat yang satu ini erat kaitannya dengan dua pertanda lainnya, yakni merajalelanya perzinaan dan penghalalan khamr, seperti yang disebutkan dalam hadits di atas. Hal ini bisa diperhatikan, dari beberapa hadits yang menyembutkan tanda-tanda hari Kiamat, antara zina, khamr, musik, nyanyian serta tarian senantiasa berdampingan penyebutannya.

Secara khusus, seolah-olah hadits tersebut ingin menunjuk kepada satu tempat yang didalamnya terjadi semua hal tersebut, yang kita mengenalnya sebagai diskotik, pub, bar atau klub malam dan yang sejenisnya. Bukankah di tempat tersebut di sediakan berbagai fasilitas untuk melakukan kemaksiatan yang telah disebutkan?

Atau kalaupun hadits tersebut diberlakukan secara umum, kita bisa saksikan kebenarannya dengan memperhatikan maraknya perederan minuman keras yang bahkan sebagiannya sudah dilegalkan, munculnya media-media yang mempermudah setiap orang dalam mengakses pornografi dan juga musik serta maraknya digelar pertunjukan yang melibatkan pemusik, penyanyi dan penari.

Maka perhatikanlah apa yang akan terjadi ketika penyanyi, pemusik, penari dan semua kemaksiatan itu dilakukan oleh umat muslim. Rasulullah shallallahu alaihi was sallam mengingatkan melalui lisan beliau yang mulia dan jauh dari kedustaan,

“Pada umatku ini aka nada pembenaman ke perut bumi, penjelmaan menjadi makhluk lain, serta hujan batu dari langit.” Maka berkatalah salah seorang sahabat, ‘Wahai Rasulullah, kapan hal itu terjadi?’ Beliau menjawab, ‘Jika para penyanyi dan pemain musik banyak bermunculan dan ketika khamr dijadikan minuman’.” (shahih. HR. at-Tirmidzi no. 2309)

Sementara itu dalam riwayat yang lainnya, Rasulullah shallallahu alaihi was sallam juga bersabda :

“Niscaya umatku ini akan menenggak khamr dengan menyebutnya bukan dengan Namanya, di hadapan mereka dimainkan musik-musik dengan diiringi oleh para penyanyi. Maka Allah akan membenamkan mereka ke perut bumi dan menjadikan sebagian mereka sebagai kera dan babi.” (shahih. HR. Ibnu Majah no. 4020)

Akankah kita menjadi orang yang mengingkari apa yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu alaihi was sallam? Naudzubillah tsumma naudzubillah.

Referensi : Ensiklopedi Akhir Zaman, Dr. Muhammad Ahmad al-Mubayyadh (Granada Mediatama : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *