Masuk Islamnya Umar bin Khaththab
KISAH SAHABAT

Masuk Islamnya Umar bin Khaththab

Alomuslim.com – Umar bin Khaththab radhiallahu anhu merupakan seorang sahabat mulia, pemimpin kaum muslimin yang memimpin dengan penuh keberkahan, dan juga orang yang paling tegas dalam masalah keimanan. Pada saat dirinya masih dalam keadaan musryik, Umar adalah orang yang sangat kejam terhadap kaum muslimin.

Umar bersama sahabatnya, Abu Jahal dan beberapa orang lainnya, dikenal sebagai orang-orang yang seringkali menyiksa kaum muslimin. Ia sangat membenci ajaran Islam. Karena kejamnya Umar kepada kaum muslimin, hingga ada salah seorang sahabat yang berkata, ‘Umar tidak akan mungkin masuk Islam hingga keledainya masuk Islam.’ Maksudnya bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi, sebagaimana tidak akan mungkin seekor keledai masuk Islam.

Tetapi, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pernah suatu kali Rasulullah shallallahi alaihi was sallam berdoa kepada Allah,

“Ya Allah, kuatkanlah Islam dengan Abu Al Hakam bin Hisyam (Abu Jahal) atau dengan Umar bin Khaththab.” (shahih. HR. Tirmidzi no. 3681)

Maka Allah kabulkan salah satunya, dengan memilih Umar untuk menguatkan Islam. Sehingga, salah satu sebab masuk Islamnya Umar adalah karena doa dari Rasulullah shallallahu alaihi was sallam. Dan sungguh Umar merupakan salah seorang sahabat yang menjadi benteng kokoh dalam melindungi dakwah Islam di kota Mekkah.

Hidayah datang menyapa Umar pada tahun kelima kenabian, ketika para sahabat berhijrah ke negeri Habasyah. Umar yang awalnya sangat membenci Rasulullah shallallahu alaihi was sallam dan kaum muslim, sampai ingin membunuh beliau karena menganggap Rasulullah sebagai orang yang telah memecah belah persatuan, melecehkan dan menghina agama orang Quraisy.

Tetapi setelah masuk Islam, Umar menjadi orang yang sangat membenci kesyirikan, berhala-berhala serta orang-orang Quraisy yang memusuhi dakwah Islam. Sehingga ia dikenal dengan sebutan Al Faruq, yakni orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan.

Umar bin Khaththab mempunyai harga diri yang tinggi, anti penghinaan serta ia juga merupakan seorang pemuda pemberani dan sangat kuat. Maka dengan masuk Islamnya Umar, membuat orang Quraisy tidak lagi berani menyiksa kaum muslimin.

Referensi : Sirah Nabawiyah Ibnu Ishaq, Ibnu Hisyam (Akbar Media : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *