Mengerjakan Shalat Sambil Duduk
DASAR ISLAM, SHALAT

Bolehkah Mengerjakan Shalat Sambil Duduk ?

Alomuslim.com – Setiap kali melakukan perjalanan keluar kota dengan menggunakan transportasi umum, seperti misalnya kereta atau bus, kita mengalami saat dimana waktu shalat tiba sementara posisi masih berada di dalam kendaraan. Sementara waktu tempuh perjalanan cukup lama untuk sampai ke tujuan atau tempat istirahat, khawatir akan lewat batas waktu untuk mengerjakan shalat.

Apakah boleh mengerjakan shalat sambil duduk?

Berdiri merupakan salah satu rukun dalam shalat. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam senantiasa mengerjakan shalat fardhu dan shalat sunnah dalam keadaan berdiri. Karena hal tersebut merupakan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala,

“Dan berdirilah kalian dengan penuh ketenangan karena Allah.” (QS. Al Baqarah : 238)

Namun, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah memerintahkan kepada seorang sahabatnya, Imran bin Hushain radhiallahu anhu yang pernah mengidap penyakit bawasir (wasir), beliau bersabda :

“Shalatlah engkau dengan berdiri. Jika tidak sanggup, shalatlah sambil duduk. Dan jika tidak sanggup, maka shalatlah sambil berbaring.” (HR. Bukhari 2/469, Abu Dawud 1/150, dan lainnya)

Dan terdapat beberapa riwayat lain yang menyebutkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah mengerjakan ataupun memerintahkan para sahabat untuk mengerjakan shalat sambil duduk. Namun untuk menjaga kesempurnaan shalat, apabila memungkinkan untuk berdiri maka dikerjakan sambil berdiri.

Terlebih ketika sedang melakukan perjalanan jauh, maka dibolehkan untuk melakukan shalat dengan di jamak, di awal waktu atau di akhir waktu. Hal itu agar seseorang tetap bisa menjaga kesempurnaan shalat dengan mengerjakannya sambil berdiri. Apabila masih tidak memungkinkan untuk menjamak, wallahu a’lam, maka boleh seseorang shalat di kendaraan sambil duduk. Karena syariat Islam memerintahkan seseorang bertakwa sesuai dengan kemampuannya.

Akan tetapi shalat orang yang sambil duduk mendapatkan pahala setengah dari orang yang shalat sambil berdiri. Anas radhiallahu anhu meriwayatkan sebuah hadits dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda :

“Sesungguhnya shalat seseorang sambil duduk pahalanya setengah dari pahala shalat seseorang sambil berdiri.” (shahih. HR. Ibnu Majah 1/370, Ahmad 3/214, 240)

Referensi : Sifat Shalat Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam Jilid 1, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani (Griya Ilmu : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *