meningkatkan keimanan
DASAR ISLAM, KEIMANAN

Cara Meningkatkan Keimanan Seorang Muslim

Cara Meningkatkan Keimanan Seorang Muslim – Dalam diri seorang muslim iman adalah satu hal paling mendasar yang harus dimiliki dan senantiasa dijaga. Kenapa iman harus dijaga? Karena tak ada satupun yang dapat menjamin bahwa setiap orang akan beriman hingga akhir hayatnya.

Pada dasarnya, Allah SWT adalah Dzat Maha Kuasa, dan dengan kuasa-Nya dengan mudah  Allah SWT membolak-balikkan hati manusia. Membolak-balikkan hati manusia disini termasuk memberikan keimanan, meningkatkan keimanan, mengurangi keimanan bahkan menghilangkan sama sekali keimanan seorang hamba kepada-Nya.

Baca Juga : Diantara Bentuk Kesempurnaan Iman

Bahkan Rasulullah SAW sendiri berdo’a kepada Allah SWT, agar senantiasa diberikan ketetapan iman di hatinya. Beliau Rasulullah SAW bersabda :

وَمَا يُؤْمِنُنِي وَإِنَّمَا قُلُوبُ الْعِبَادِ بَيْنَ أُصْبُعَيْ الرَّحْمَنِ إِنَّهُ إِذَا أَرَادَ أَنْ يُقَلِّبَ قَلْبَ عَبْدٍ قَلَّبَهُ قَالَ عَفَّانُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Apa yang membuatku aman, sesungguhnya hati hamba berada diantara dua ujung jari-jemari Arrahman, apabila Ia berkehendak untuk memabalikkan hati seorang hamba maka Ia akan membalikkannya.” (HR. Ahmad, dari Aisyah Ra)

Beliau Nabi SAW berdo’a :

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ وَ عَلَى طَاعَتِكَ

“Wahai Dzat yg membolak-balikan hati teguhkanlah hatiku diatas ketaatan kepadamu” (HR. Muslim)

Lantas apa yang menyebabkan diri kita seakan bangga terhadap keimanan yang saat ini masih tertancap di dada walaupun kadarnya masih sangat rendah? Sedangkan Nabi SAW yang telah dijamin surga oleh-Nya masih takut dan mengharapkan ridha Allah SWT demi ketetapan iman di hatinya. Maka, tak ada lain yang harus kita lakukan mumpung masih hidup didunia selain meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT, iman kepada malaikat-Nya, kepada kitab-Nya, rasul-Nya, kepada hari akhir, dan kepada qadha serta qadhar-Nya.

Lalu apa kiat atau cara meningkatkan keimanan seorang muslim menurut sunnah Rasulullah SAW? Simak ulasan kami berikut ini.

Cara Meningkatkan Keimanan Seorang Muslim

Rasulullah SAW sebagai teladan seluruh umat di alam semesta sudah memberikan berbagai macam contoh yang menggambarkan cara meningkatkan keimanan di hati setiap muslim. Sebagaimana firman Allah SWT di al-Qur’an surat Al-Ahzab Ayat 21 :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Para ulama’ terdahulu telah merumuskan cara sederhana meningkatkan keimanan seorang muslim sesuai sunnah atau ajaran Rasulullah SAW dalam bentuk sebuah tembang. Kita mungkin sudah banyak mengenal sebuah judul tembang ‘Tombo Ati‘ atau Obat Hati karya Sunan Bonang, salah satu ulama’ di zaman Walisongo. Penggalan lirik dari tembang tersebut adalah…

Bahasa Jawa (teks asli) :

Tombo ati iku limo perkarane
Kaping pisan moco Qur’an lan maknane
Kaping pindo sholat wengi lakonono
Kaping telu wong kang sholeh kumpulono
Kaping papat kudu weteng ingkang luwe
Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe

Indonesia

Obat hati ada lima perkaranya
Yang pertama baca Quran dan maknanya
Yang kedua sholat malam dirikanlah
Yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh
Yang keempat perbanyaklah berpuasa
Yang kelima dzikir malam perbanyaklah

Rumusan sederhana dari tembang karya Sunan Bonang diatas sebenarnya adalah ajaran yang diambil dari al-Qur’an dan hadits. Disampaikan dalam bentuk demikian agar semua orang pada zaman itu bisa menangkap dengan jelas yang disampaikan. Berikut uraiannya dari poin pertama hingga kelima, tentang cara meningkatkan keimanan seorang muslim dengan metode tombo ati.

1. Membaca Al-Qur’an Sekaligus Maknanya

meningkatkan keimanan membaca alquran
Meningkatkan Keimanan Dengan Cara Membaca AlQuran

Al-Qur’an adalah pedoman hidup manusia. Di dalamnya berisi lengkap tentang panduan dasar kehidupan. Al-Qur’an adalah petunjuk bagi mereka yang beriman. Sebagaimana firman Allah SWT :

وَلَقَدْ جِئْنَاهُمْ بِكِتَابٍ فَصَّلْنَاهُ عَلَىٰ عِلْمٍ هُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Tak hanya dibaca saja, makna yang terkandung dalam al-Qur’an juga harus dipelajari dan lalu diamalkan di kehidupan sehari-hari. Namun demikian, menafsirkan al-Qur’an tak bisa sembarangan, alangkah baiknya jika kita tidak memiliki kapasitas ilmu yang memadai hendaknya mempelajarinya dari seorang guru yang mumpuni (para ulama’).

Namun, yang demikian itu bukan berarti kita tak boleh membaca al-Qur’an tanpa memahami maknanya. Inilah keistimewaan dari al-Qur’an sebagai sebuah wahyu, yakni wujud dan bisa dibaca, sekalipun yang membaca tak paham akan maknanya, tapi tetap mendatangkan pahala. Meskipun dari segi manfaat hanya akan sedikit yang dirasakan, dibandingkan dengan yang mengetahui sekalian dengan maknanya.

Berikut ini dalil dari perintah membaca al-Qur’an yang berdasarkan firman Allah SWT dalam surat Al-Muzzammil ayat 20, yang salah satu dari penggalan ayatnya memiliki arti :

“…………karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran.

Dari Abu Umamah Al Bahili, ia berkata bahwasanya Rasulullah SAW pernah bersabda :

 “Bacalah Al-Qur`an!, maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya.” (HR Muslim)

Dari hadits diatas dapat diketahui bahwa keistimewaan al-Qur’an bagi yang membacanya adalah akan mampu menjadi syafaat kelak di hari kiamat. Mustahil seseorang mendapatkan syafaat tanpa ada keimanan di hatinya.

2. Mendirikan Shalat Malam

meningkatkan keimanan mendirikan shalat malam
Meningkatkan Keimanan Dengan Cara Mendirikan Shalat Malam

Dari penggalan syair ini tersirat satu ajakan bahwa selain melaksanakan ibadah wajib, hendaklah kita memperbanyak amalan-amalan shaleh dengan mengerjakan ibadah sunnah. Salah satu contohnya adalah mendawamkan amalam shalat sunnah di malam hari. Dan shalat sunnah di malam hari yang sangat dianjurkan atau yang paling utama adalah shalat sunnah tahajud.

Shalat tahajud adalah sarana untuk mendekatkan diri kita kepada Allah Azza wa jalla dan juga sebagai bukti keimanan kita. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan senantiasa menjaga kebersihan hati kita dari segala niatan-niatan yang buruk dan meningkatkan keimanan dalam hati kita.

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Israa’:79)

3. Berkumpul dengan Orang Sholeh

meningkatkan keimanan berkumpul dengan orang shaleh

Berkumpul dengan orang yang shaleh, yang mengerti tentang ilmu agama dan berakhlak mulia tentu akan menggiring diri kita menjadi pribadi seseorang baik. Lebih daripada itu, berkumpul dengan orang yang berkahlak mulia juga akan menjadi slaah satu cara ampuh meningkatkan keimanan di dalam hati. Dari mereka kita akan mendpaatkan berbagai macam ilmu dan pengetahuan tentang Islam. Dari mereka pula kita diajak untuk semakin cinta kepada Rasulullah SAW dan mengenal Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat al-Kahfi ayat 28, yang artinya :

dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.

4. Meningkatkan Keimanan dengan Memperbanyak Berpuasa

meningkatkan keimanan berpuasa

Puasa adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan keimanan kita. Puasa pada prakteknya adalah menahan diri dari keinginan nafsu. Nafsu banyak sekali ragamnya, dan yang pasti pengendalian terhadap nafsu ini sangatlah dibutuhkan bagi seorang hamba yang ingin dekat dengan Allah SWT. Selain perintah puasa di bulan Ramadhan yang diwajibkan bagi seluruh muslim, masih ada beragam puasa yang disunnahkan.

Sebagaimana firman Allah SWT di adurat al-Baqoroh ayat 183 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Allah memerintahkan untuk puasa kepada hamba-Nya yang beriman. Dengan melaksanakan perintah-Nya, maka yang demikian termasuk satu upaya cara mencapai derajat bertaqwa. Sedangkan taqwa adalah derajat tertinggi dari upaya meningkatkan keimanan, aqidah, dan akhlak seorang muslim.

5. Dzikir

meningkatkan keimanan berdzikir

Banyak sekali manfaat dari berdzikir atau mengingat nama Allah SWT. Salah satunya adalah sebagai cara meningkatkan keimanan dalam jiwa seorang muslim. Keimanan yang terus tertanam di dalam dada inilah yang akan menghantarkan seseorang untuk bisa mendapatkan kebaikan, baik di dunia maupun kebaikan di akhirat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا ﴿٤١﴾ وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allâh, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” (QS. Al-Azhab:41-42)

Rasulullah SAW bersabda :

Telah majulah orang-orang istimewa! Tanya mereka ‘Siapakah orang-orang istimewa?’ Ujar Nabi saw. ‘Mereka ialah orang-orang yang berdzikir baik laki-laki maupun wanita’ ”. (HR. Muslim)

Demikian tadi ulasan kami tentang cara meningkatkan keimanan seorang muslim. Semoga hati selalu terjaga, dan Allah SWT selalu menanamkan keimanan dalam setiap jiwa kita.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *