Menolak Memberi Makan Dan Minum
DASAR ISLAM, MAKANAN

Ancaman Bagi Orang Yang Menolak Memberi Makan Dan Minum

Alomuslim.com – Ancaman Bagi Orang Yang Menolak Memberi Makan Dan Minum, Makan dan minum merupakan kebutuhan pokok bagi setiap manusia. Tidak ada seorangpun yang hidup yang tidak membutuhkannya. Bahkan hewan dan bangsa jin sekalipun membutuhkan makan dan minum. Oleh karena itu banyak orang-orang bekerja keras dan mau melakukan apapun agar dapat memenuhi kebutuhan untuk makan dan minum.

Mereka rela untuk tidak memiliki barang-barang mewah, asal bisa makan dan minum. Mereka tidak keberatan untuk tinggal di rumah sederhana, asal tetap bisa makan dan minum. Bahkan ada sebagian orang-orang yang sampai mau menggadaikan rasa malu dan harga dirinya, dengan meminta-minta kepada para manusia, hanya agar dapat memuhi kebutuhan makan dan minum.

Sehingga bagi sebagian orang, terutama mereka yang hidup dalam kemiskinan, makan dan minum lebih berharga dari sekedar rasa malu dan harga diri. Tentu lebih utama sebaiknya mereka tidak berpasrah dalam keadaan dengan banyak meminta kepada manusia, tetapi memintalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Maka bagi Anda, yang telah Allah berikan kelebihan rezeki, janganlah bersikap kikir dan pelit. Janganlah Anda enggan untuk memberikan makan dan minum kepada mereka yang membutuhkan. Sungguh Rasulullah telah menyampaikan sebuah ancaman bagi orang-orang yang enggan memberikan makan dan minum kepada orang yang membutuhkannya. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam,

“Ada tiga orang yang Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari Kiamat, tidak melihat kepada mereka dan tidak menyucikan mereka, serta mereka mendapatkan azab yang pedih, yaitu seorang laki-laki yang mempunyai air berlebih di padang yang sepi (gersang) tapi dia menolak memberikannya kepada ibnu sabil.”

Dalam riwayat lain terdapat tambahan :

“Allah berfirman kepadanya, ‘Pada hari ini Aku menahan karunia-Ku darimu sebagaimana kamu telah menahan kelebihan sesuatu yang sebenarnya bukan merupakan hasil usahamu’.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, An Nasa’i dan Ibnu Majah, shahih at targhib  hadits no. 965)

Dalam hadits tersebut, tersirat makna bahwa apabila seseorang memiliki kelebihan makanan dan minuman, sementara dihadapannya ada orang yang membutuhkan dan ia tidak memberikan sebagian makanan dan minumannya, sungguh orang tersebut tidak akan sama sekali dipedulikan oleh Allah serta baginya siksa yang pedih.

Jangankan, karena enggan memberi makan kepada seseorang yang membutuhkan, bahkan hanya karena seseorang tidak memberikan makan kepada seekor kucing sekalipun, akan memasukkannya ke dalam Neraka. Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda :

“Seorang perempuan disiksa gara-gara seekor kucing. Dia mengurung kucing itu sampai mati. Karena itulah dia masuk Neraka. Perempuan itu tidak memberi makan dan minum kepadanya – tatkala dia di kurung-. Dan diapun tidak melepaskannya supaya bisa memakan serangga atau binatang tanah.” (HR. Bukhari, Muslim)

Kikir dan pelit bukanlah sifat seorang mukmin, oleh karena itu Allah dan Rasul-Nya telah memberikan kabar gembira bagi mereka yang gemar memberi makanan dan minuman kepada orang yang membutuhkan. Dari Abdullah bin Amr radhiallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah  bersabda :

“Sembahlah Allah yang Maha Rahman, berikanlah makan, dan tebarkanlah salam, niscaya kamu masuk surga dengan selamat.” (Shahih. HR. At-Tirmidzi, shahih at targhib no. 945)

Bahkan kepada mereka yang memberikan minum seekor anjing yang kehausan, Allah akan memasukkannya ke Surga meskipun ia seorang pendosa, tentunya dengan keihklasan bukan karena ingin diperhatikan oleh orang-orang. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Ada seorang wanita pezina melihat seekor anjing di hari yang panasnya begitu terik. Anjing itu mengelilingi sumur tersebut sambil menjulurkan lidahnya karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya (lalu menimba air dengannya). Ia pun diampuni karena amalannya tersebut.” (HR. Muslim no. 2245)

Wahai umat islam, jauhilah sifat kikir serta pelit dan jadilah mukmin yang baik, yang gemar memberikan makan dan minum karena itu merupakan amal yang paling dicintai Allah, maka Allah akan mencintai kalian karenanya. Diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu, dia berkata, :

“Amal yang paling dicintai oleh Allah Azza wa Jalla adalah kebahagiaan yang kamu berikan kepada seorang mukmin, atau kamu memudahkan kesulitannya, atau kamu meghilangkan kelaparannya, atau kamu membayarkan hutangnya.” (shahih at targhib no. 955)

Wallahu ‘alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *